Bagi Bisnis, Adaptif Pada Kondisi Pasar Wajib Hukumnya
A- A+

Semua jenis bisnis bisa mengalami disrupsi (gangguan) akibat kemajuan teknologi. Meski demikian, konsultan manajemen global McKinsey mengatakan, inovasi bisa menjadi salah satu cara mengatasi masalah itu.

Untuk memberi gambaran, CEO Indosat Alexander Rusli bercerita tentang kondisi internal perusahaan yang ia pimpin di BCA Indonesia Knowledge Forum 2017.

"Selama bertahun-tahun, karyawan dan vendor kami beranggapan bahwa mereka bisa bekerja dengan perusahaan ini sampai pensiun. Karena itu, kondisi karyawan lebih stabil karena tak mau ambil risiko dan melakukan pekerjaan yang sama setiap hari," ungkap Alexander.

Situasi ini, katanya, berlawanan dengan bisnis telekomunikasi. Dalam lima tahun terakhir, bisnis telekomunikasi mengalami banyak perubahan. Orang tak lagi menelepon dan berkirim pesan saja. Begitu pula dengan bisnis yang harus mengikuti perkembangan teknologi.

Beberapa aplikasi seperti Whatsapp, Line atau BBM tak hanya memungkinkan orang berkirim pesan, juga menelepon. "Kepemilikan nomor telepon pun tak lagi penting. Konsumen bisa seenaknya berganti nomor ponsel asal ID (identitas) tetap sama," tambahnya.

Memahami ini, Alexander kemudian melakukan inovasi. Salah satunya dengan menambah karyawan yang memiliki kualitas terbaik. Sayangnya, kata Alexander, mereka tak bertahan lama bekerja di perusahaan. "Mereka tak cocok dengan budaya kerja kami," bebernya.

Karena itu, Alexander melakukan inovasi secara masif dari semua stakeholder, secara internal maupun eksternal. "Di internal, kami membuat ruang kerja menjadi lebih terbuka dan kita  kelompokkan sesuai bagian. Direktur pemasaran berkumpul dengan tim di pemasaran agar mudah berkoordinasi," sebutnya.

Tak hanya itu, Alexander juga membuat aplikasi khusus karyawan. Karyawan juga wajib melakukan kerja di luar kantor (remote working) setidaknya satu kali dalam dua pekan.

"Ketika teknologi 4G baru masuk, kami mendata bahwa hanya 40% karyawan Indosat punya ponsel pintar yang mendukung 4G. Jadi kami gunakan uang cuti yang tak terpakai untuk mencicil ponsel pintar untuk karyawan," jelasnya.

Sedangkan inovasi dengan pihak eksternal, Alexander menyebutkan, manajemen memiliki program kuliah umum pada mahasiswa tiap dua pekan sekali. Demikian, katanya, ada masukan terkait produk dan layanan apa yang paling dibutuhkan konsumen, khususnya generasi muda.