Banyak Berpikir Adalah Penyebab Gagalnya Merintis Bisnis

Banyak Berpikir Adalah Penyebab Gagalnya Merintis Bisnis
Banyak Berpikir Adalah Penyebab Gagalnya Merintis Bisnis

Melihat kesuksesan seseorang dalam merintis bisnis memang mampu memberikan semangat dan inspirasi untuk memiliki impian yang sama. Merintis bisnis memang tidak mudah dan penuh tantangan.

Menurut Kompas, bisa jadi penyebab kegagalan ini berada dalam kepalamu. Kamu menjadi terlalu banyak berpikir sebelum memulai merintis bisnis. Hal semacam ini pada akhirnya akan menghambatmu mewujudkan mimpi.

Merasa Bisnis Itu Sulit

Tiap bisnis memiliki karakteristik dan kesulitan masing-masing. Jangan terlalu memikirkannnya. Lihat kesulitan atau tantangan itu sebagai hal wajar dan semua pengusaha juga menghadapinya. Demikian, kamu bisa tetap tenang menghadapi tantangan.

Usia

Banyak orang berpendapat bahwa kesuksesan dalam berbisnis terjadi ketika usia sudah matang. Padahal, saat ini banyak pula anak muda yang sudah sukses berbisnis. Jadi, tak perlu terlalu memikirkan usia ketika akan merintis bisnis.

"Begitu terbiasa dengan kerja keras, kamu akan dengan senang hati bekerja keras," ujar Harland Sanders yang merasakan kesuksesan di usia 45 tahun melalui waralaba Kentucky Fried Chicken (KFC) seperti dilaporkan Business Insider.

Takut Penolakan

Jangan jadikan penolakan sebagai penghalang. Pelajari sumber penolakan itu. Kemudian, coba lagi. Jadi, jangan takut bila produk yang kamu miliki tidak mendapat respons positif. Hal ini sangat wajar dan jadikan penolakan itu semangat untuk terus memperbaiki bisnis.

Tak Tahu Kapan Harus Memulai

Buat kamu yang masih baru dalam dunia bisnis, jangan segan meminta masukan pada orang yang lebih ahli dan berpengalaman. Demikian, kamu bisa mendapat gambaran memulai bisnis darimana.

Takut gagal

Risiko berbisnis memang tidak main-main. Kamu bisa gagal dan kehilangan modal. Risiko ini kadang membuat orang lebih memilih menjadi karyawan dengan gaji yang tetap. Namun yang jelas, semua hal memiliki risiko masing-masing.

Demikian, jangan biarkan ketakutan ini menghalangimu untuk terjun pada hal yang kamu sukai.

MORE FROM MY SITE