Cara Dapatkan Pendanaan untuk Bisnis Kecilmu (2)
A- A+

Kenali Beberapa Pihak Pemberi Kredit

Selanjutnya kenali beberapa pemain yang bisa kamu perhatikan selain perbankan. Perusahaan jasa pinjaman salah satunya. Biasanya proses pengajuan pendanaan mereka juga cepat dan mudah.

Pihak perbankan pun ada Bank Umum, Bank Pembangunan Daerah (BPD) dan Bank Perkreditan Rakyat (BPR). Bank umum biasanya sanggup memberi dana lebih besar namun dengan syarat lebih ketat.

Sementara BPD dan BPR, aturannya lebih longgar. Lirik juga peer to peer landing (P2P) yang mulai marak di Tanah Air.

Berikan Informasi yang Cukup tentang Bisnismu

Tidak ada pihak yang ingin membeli kucing dalam karung. Karena itu, pastikan kamu memberi informasi bisnismu secara rinci seperti nama, nomor wajib pajak, komposisi direktur dan komisaris, dasar hukum, laporan keuangan dan portofolio bisnis.

Spesifik Menyebutkan Besar Pinjaman dan Kegunaannya

Jelaskan tujuan pinjamanmu apakah untuk belanja modal, ekspansi, meningkatkan skala bisnis, meningkatkan pemasaran atau riset dan pengembangan. Demikian, penyandang dana akan memiliki gambaran pasti.

Bila Mungkin, Berikan Jaminan

Kalau kamu memiliki sertifikat tanah, rumah, kepemilikan mobil, dan lainnya, berikan sebagai jaminan. Demikian, investor tak akan ragu dan berpikir dua kali. Akan lebih baik, jika aset yang kamu serahkan bukan milik pribadi.

Analisa Aturan dan Kegunaan Pinjaman

Perhatikan besar bunga, tenor pinjaman, dan besar biaya untuk mendapat pinjaman. Ketahui pula sistem penalti bila kamu melunasi pinjaman sebelum jatuh tempo, batas besar pinjaman atau seberapa sering harus melaporkan laporan keuanganmu.

Semoga membantu.