Ide Segar untuk Manuver Bisnis Bisa Datang dari Kisah Sukses Bisnis Lain (1)
A- A+

Sedang memikirkan konsep atau strategi untuk membuat merek tumbuh kuat? Sebenarnya, ada banyak cara melakukannya. Salah satunya dengan melihat dari kisah sukses perusahaan lain. Untuk urusan makanan dan minuman, merek-merek milik Ismaya Group sudah tak diragukan lagi.

Di acara BCA Young Community di Publik Markette pada 5 September 2017 yang lalu, Head of Marketing Resto Concept Ismaya Group Poppy Imlati berbagi kisah sukses dari beberapa resto yang termasuk dalam grup perusahaannya. Poppy memulai dengan bercerita tentang kunci ajar yang bisa dipetik dari Djournal.

“Djournal adalah kafe kami yang siap memberikan kopi enak menggunakan kopi lokal dan membuat para konsumen merasa seperti di rumah. Di kafe ini, kami tidak ingin menjadi coffee snob, kami akan memberikan banyak ilmu mengenai kopi pada pengunjung dengan cara yang bersahabat,” katanya.

Menurut Poppy, meski harga yang menu di Djournal berada di bawah kedai kopi asing, kafe ini termasuk sukses karena tetap mampu menyajikan kopi enak dan berkualitas. Selain itu, ada kegiatan lain dari Djournal seperti penyelenggaraan kelas-kelas sebagai sarana edukasi mengenai kopi.

“Ditunjang pula dengan konsep kafe bernuansa earthy, homy, yang membuat orang seolah berada di rumah. Tentu ini menjadi nilai tambah,” katanya. Berbeda dengan Kitchenette. Resto yang sudah ada selama tujuh tahun ini mengusung konsep makanan enak yang sesuai selera semua orang.

“Konsep di balik resto ini, kami ingin menciptakan ruang sosial dalam bentuk resto atau kafe yang seolah bisa memberi pengalaman sedang makan di dapur teman. Produknya pun harus masuk akal, yaitu makanan rumah, makanan enak lokal maupun internasional. Lokal seperti nasi goreng sedangkan internasional seperti mac and cheese,” paparnya.

Menyambung Poppy, Asisten Manajer Merek Kitchenette, Publik Markette dan Pizza e Birra Ray mengatakan, merek Kitchenette bisa tumbuh kuat karena produk yang disajikan memang kuat dan menawarkan harga yang relevan.

“Selain itu, Kitchenette juga menyesuaikan pasar. Kitchenette di Senayan City misalnya. Karena mal itu identik dengan sosialisasi, kita selalu tap in Kitchenette dengan acara-acara yang sejenis. Ini cara kita menjaga agar terus relevan dengan audiens kita,” ungkap Ray.

Berlanjut ke bagian kedua untuk mendapat inspirasi selanjutnya.