Jasa Cuci Sepatu Bisa Jadi Bisnis Menjanjikan di Ramadan & Idulfitri
A- A+

Banyak orang selalu mengasosiasikan Lebaran dengan barang yang serba baru. Padahal, hal ini tidak tepat. Kamu pasti punya pakaian yang jarang kamu pakai yang bisa kamu pakai lagi saat Lebaran atau sepatu yang masih dalam kondisi bagus yang butuh dicuci agar tampil lebih baik.

Ternyata, jasa cuci sepatu bisa menjadi ide bisnis yang menjanjikan. Terlebih lagi, di saat tren sepatu sneaker atau lari kembali muncul, bisnis ini bisa menjadi pilihan menguntungkan. Kamu bisa lihat makin banyak komunitas lari, misalnya, bermunculan.

Kesempatan ini pula yang membuat Dian Maya mendirikan Shoe Bible di Pasar Santa. Dian punya pengalaman buruk ketika mencoba memasukkan sepatunya ke penyedia layanan binatu umum.

“Sepatu saya banyak dengan bentuk beragam. Lalu saya masukkin ke binatu baju. Ternyata ada satu sepatu spesifik menjadi rusak. Akhirnya saya cari tahu cara bersihin sepatu seperti apa,” jelas Dian. Membersihkan sepatu tidak bisa disamakan dengan mencuci baju, mulai dari sabun hingga sikat.

Senada, Brian Pattipeilohy yang mendirikan Sneaklin. Ia bilang, tak semua bagian sepatu boleh disikat dan butuh penanganan khusus. Secara bisnis, jasa cuci sepatu ternyata mampu memberi penghasilan yang manis.

Misalnya pada penyedia jasa cuci sepatu Shoes and Care. Tiap jelang Lebaran, penyedia jasa ini mengalami lonjakan omzet hingga 30% dibanding hari biasa. Untuk harga jasanya, berkisar Rp30 ribu hingga Rp200 ribu.

Dalam sebulan, penghasilan bisa mencapai lebih dari Rp20 juta. Menarik bukan?