Mengenal Aksi 'Backdoor Listing' Dalam Dunia Bisnis

Mengenal Aksi ‘Backdoor Listing’ Dalam Dunia Bisnis
Mengenal Aksi ‘Backdoor Listing’ Dalam Dunia Bisnis

Buat kamu yang sudah memiliki bisnis sendiri, pernah mendengar istilah backdoor listing? Menurut Investopedia, backdoor listing adalah strategi yang diambil sebuah perusahaan untuk bisa melantai di bursa karena belum bisa memenuhi kriteria yang ada dengan mengakuisisi perusahaan lain yang sudah melantai di bursa.

Jadi, ibaratnya, ini adalah proses melantai di bursa tanpa harus menggelar IPO (Initial Public Offering). Baru-baru ini, banyak pemberitaan yang menyatakan bahwa Go-Jek akan menempuh cara ini untuk bisa melantai di bursa.

Menurut laporan Kompas, perusahaan rintisan ini digadang-gadang akan melantai di bursa melalui PT Express Transindo Utama Tbk (TAXI), pemilik armada Taksi Express. Kabarnya, Go-Jek menempuh aksi ini lantaran ada pemodal Go-Jek yang keberatan jika identitas dan modalnya diketahui publik.

Menurut Kontan, menanggapi isu ini, manajemen TAXI mengaku pihaknya belum mengetahui perihal rencana ini. "Saat ini kami belum mendapat informasi dari pemegang saham utama terkait rencana akuisisi yang hendak dilakukan oleh Go-Jek terhadap perseroan," kata Direktur Utama TAXI Benny Setiawan.

Benny juga bilang, perusahaan tidak mengetahui informasi-informasi lain yang dapat mempengaruhi kelangsungan hidup perusahaan dan mempengaruhi harga saham TAXI. Namun yang jelas, rumor ini mendongkrak harga saham TAXI. Pada Selasa (20/3/2018), saham TAXI naik 34,97% ke level Rp220 per saham.

Sulit

Sebelumnya, Direktur Bursa Efek Indonesia (BEI) Samsul Hidayat mengatakan bahwa secara struktur, Go-Jek akan kesulitan melakukan backdoor listing karena valuasi salah satu unicorn Indonesia itu yang sangat besar.

"Go-Jek akan lebih mudah jika melakukan penawaran saham perdana," kata Samsul. Samsul melanjutkan, secara struktur agak sulit menemukan perusahaan yang bisa melakukan rights issue sebesar valuasi Go-Jek.

"Melakukan pemindahan aset juga cukup sulit karena aset Go-Jek juga cukup sulit dihitung. Saat ini aset Go-Jek tak sebesar valuasi Go-Jek di pasar," pungkasnya.

MORE FROM MY SITE