Meningkatkan Standar Pelayanan dan Kualitas Teknologi Informasi

Meningkatkan Standar Pelayanan dan Kualitas Teknologi Informasi

Ada banyak cara untuk meningkatkan dan memperbaiki efisiensi serta produktivitas kerja. Wakil Presiden Direktur BCA Armand W Hartono menyebutkan, salah satu caranya adalah dengan mengikuti standar-standar baru yang sudah ditetapkan dan diterima secara internasional.

Dalam bisnis perbankan, kata Armand, IT Service Management punya fungsi cukup vital. Sistem ini menangani pengelolaan operasional manajemen teknologi informasi dan menyelaraskan layanan IT dengan kebutuhan nasabah.

Karena fungsi vital ini, BCA mengajukan sertifikasi dari lembaga yang memang berkompeten menilai kualitas layanan dari unit kerja IT Services Management.

"Sertifikasi ISO 20000-1:2011 ini bukan hanya diterapkan dalam hal dokumentasi saja. Semua hal harus dicek apakah sudah sesuai dan memenuhi standar. Lebih dari itu, langkah ini juga merupakan upaya BCA selalu melakukan peningkatan budaya kerja," kata Armand.

Armand melanjutkan, melalui sertifikasi ini, ia yakin proses kerja menjadi lebih cepat dalam menghasilkan solusi serta pelayanan menjadi lebih cepat pula. “Dengan begitu, kepuasan nasabah bisa lebih ditingkatkan," tambahnya.

Country Managing Director PT Interfek Utama Services Jose Richard Gamo menyebut, sertifikasi ISO 20000-1:2011 ini merupakan sertifikasi internasional pertama dengan menggunakan pendekatan teknologi informasi sebagai salah satu parameternya.

Standar ini mulai digunakan mulai Desember 2015 menggantikan BS 15000. "Standar ISO ini tidak hanya menjadi pendukung dalam teknologi informasi, juga enabler (faktor penting)," tambahnya.

Di Indonesia, kata Gamo, baru ada 20 perusahaan yang mengajukan dan memperoleh sertifikasi ISO 20000-1:2011. Salah satunya adalah BCA. Sebagian besar perusahaan yang sudah mendapat sertifikasi ini adalah perusahaan di bidang pertambangan.

MORE FROM MY SITE