Panduan Menyelaraskan Tujuan dan Strategi Perusahaan

Panduan Menyelaraskan Tujuan dan Strategi Perusahaan

Sebuah perusahaan tentu sudah memiliki tujuan sejak berdiri. Seperti ketika Nokia berdiri pada 2007 yang memiliki tujuan 'connecting people'. Melalui strategi pemasaran yang tepat, mereka berhasil mendominasi pasar sebelum BlackBerry dan iPhone muncul.

Selama itu, mereka sudah mengakuisisi lebih dari 100 perusahaan rintisan dan meluncurkan 39 model ponsel pada 2006. Namun, ketika pendiri Apple Steve Jobs merilis iPhone dengan teknologi pintar dan mudah digunakan, Nokia mulai goyah.

Akhirnya, perusahaan ini tumbang dan diakuisisi Microsoft. Dalam hal ini, Nokia tidak sendiri. Ada beberapa perusahaan lain harus rela gulung tikar karena masuk era disrupsi. Seperti taksi konvensional yang harus bersaing dengan taksi daring (online).

Dalam membesarkan perusahaan, tujuan perusahaan saja tidak cukup. Harus ada strategi dan target spesifik. Tujuan dan strategi ini juga harus relevan agar mudah diaplikasikan di berbagai hal, termasuk pengembangan sumber daya manusia.

Untuk itu, Harvard Business Review menunjukkan hal fundamental yang bisa kamu aplikasikan agar tetap relevan.

Ketahui Tujuan Bisnis

Tujuan berdirinya bisnis seringkali harus lebih besar dari ukuran perusahaan itu sendiri. Demikian, tujuan perusahaan akan memberi cara pandang, inovasi dan kemajuan bisnis. Setelah merancang tujuan, bangun pula nilai-nilai bersama.

Hal ini akan memberi kesan positif pada semua pemangku kepentingan dan komunitas selama bisnis berjalan.

Merancang Satu Tujuan Penting

Setelah membuat tujuan perusahaan, buat standar yang jelas mengenai cara menangani hal-hal sulit selama krisis. Atur dan buat strategi dengan rinci untuk jangka panjang. Misalnya, strategi meningkatkan aset sekaligus membagi dividen di jangka panjang.

Untuk merancang strategi ini, kamu harus sudah selesai menyusun target jangka pendek. Demikian, target jangka panjang dan pendek tak akan berbenturan satu sama lain.

CEO Unilever Paul Polman pernah menyebut, salah satu cara menyelaraskan tujuan jangka pendek dan panjang adalah melihat keberlanjutan pertumbuhan, memangkas biaya-biaya, mengurangi risiko dan membantu sebanyak mungkin pemangku kepentingan.

Bangun Perusahaan yang Fleksibel

Tanggap pada tiap perubahan dan tren di masyarakat adalah hal penting. Jangan takut berkolaborasi, mengatur ulang atau menghadapi tantangan baru agar tujuan cepat tercapai. Fleksibilitas kerja tak hanya tugas pimpinan perusahaan, juga seluruh bagian perusahaan.

Aktif dalam Operasional Perusahaan

Kemampuan kepemimpinan juga penting untuk mencapai tujuan. Kamu harus konsisten menyuarakan ambisi. Jadilah arsitek yang dapat dengan jelas melibatkan dan menyelaraskan organisasi. Beri saran pada tim untuk mencapai tujuan bersama.

MORE FROM MY SITE