Segudang Kegagalan yang Membuat Pendiri Alibaba Sukses Hari Ini (2)
A- A+

Pertama Mengenal Internet di 1995
Saat itu, Jack Ma menjadi penerjemah di Seattle, Amerika Serikat (AS). Salah seorang temannya memperkenalkannya pada internet. Kata pencarian pertamanya di Yahoo adalah bir.

Dia juga mencari data tentang Tiongkok di internet dan tak menemukan apapun. Dari sana, ia punya ide membuat situs tentang Tiongkok.

Usaha Pertamanya Bangkrut
Dia berusaha membangun usaha di bidang internet. Jack Ma meminjam US$2.000 dari temannya untuk membuat situs tentang Tiongkok. Namun, usaha ini bangkrut karena kalah bersaing dengan pesaingnya, China Telecom.

Saat itu, dia pernah merasa bahwa dia tidak berbakat dalam bisnis. Dia kemudian menerima tawaran pekerjaan dari pemerintah untuk perdagangan luar negeri Tiongkok.

Meluncurkan Alibaba di Ruangan Sempit
Seperti Apple dan Facebook,  Alibaba tak lahir dari ruangan mahal dan bergengsi. Alibaba lahir empat tahun setelah Jack Ma kenal internet, tepatnya pada pada 1999. Dia mengumpulkan US$60 ribu dari 18 teman untuk meluncurkan platform e-dagang pertamanya bernama Alibaba melalui videocall dari apartemen kecil di Hangzhou.

Mendapat Nama Alibaba dari Buku Anak-Anak
Inspirasi nama Alibaba datang dari buku cerita One Thousand and One Nights. Alibaba adalah kisah seorang tukang kayu miskin yang mendapat harta karun.

Melakukan Banyak Kesalahan saat Membesarkan Alibaba
Apakah Alibaba langsung sukses? Tentu tidak. Jack Ma tak punya cukup teknologi, uang dan rencana. Saat Alibaba mulai besar, dia bahkan khawatir usahanya tumbuh terlalu cepat.

Dia tak punya sumber daya yang cukup, termasuk karyawan dan uang untuk mendukung ekspansi perusahaannya. Pada 2002, Ma mengumumkan bahwa perusahaannya hanya untung US$1.

Mendapat Dana Terbesar Saat IPO
Alibaba menjual saham ke publik untuk pertama kalinya (IPO) pada 2014. Saat itu, Alibaba mendapat US$25 miliar yang notabene lebih besar dari IPO Facebook dan Visa.

Menyesal Menjual Saham ke Publik
Pada 2015, Jack Ma jujur menyebutkan bahwa dia menyesal melakukan IPO. Setelah menjual saham ke publik, Alibaba terlalu mendapat sorotan publik baik dari investor, regulator dan media.

Tidak Tahu Banyak Tentang Teknologi
Tak seperti Bill Gates dan Mark Zuckerberg yang faseh dengan dunia teknologi, Jack Ma terbilang 'kuper'. "Saya tak tahu banyak tentang teknologi. Di depan komputer, saya hanya mengirim, menerima surat elektronik dan browsing," katanya.

Mundur dari Alibaba karena Merasa Terlalu Tua
Di 2013, dia mundur dari posisi sebagai CEO. "Saya sudah 48 tahun dan tak lagi muda. Tak memiliki kecepatan dalam bisnis yang tumbuh semakin cepat. Saat saya berusia 35 tahun, saya masih enerjik dan cepat berpikir," alasannya.