Strategi Bagi Pemilik Bisnis Agar Untung di Harbolnas 2017

Strategi Bagi Pemilik Bisnis Agar Untung di Harbolnas 2017
Strategi Bagi Pemilik Bisnis Agar Untung di Harbolnas 2017

Di tahun ini, Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas) hanya berlangsung satu hari. Jadi, Harbolnas tahun ini tidak seperti tahun lalu yang berlangsung selama akhir pekan. "Tahun ini Harbolnas cuma satu hari tapi harinya bagus," kata Ketua Panitia Harbolnas Achmad Alkatiri seperti dilansir Bisnis.com.

Achmad pun mengungkap, dalam pelaksanaan Harbolnas hari ini, Selasa (12/12), industri e-dagang menargetkan transaksi Rp4 triliun. Target ini naik 50% dibanding tahun lalu. Platform e-dagang yang ikut berpartisipasi dalam Harbolnas tahun ini pun mencapai 254.

Buat kamu yang juga punya bisnis daring (online), langkah-langkah ini bisa membantumu memanfaatkan momen Harbolnas untuk mendongkrak penjualan.

Produk Inovatif dan Informatif

Chief Financial Officer Lazada Group Indonesia Sandy Permadi menyebutkan, salah satu kiat sukses berjualan di e-dagang adalah membuat produk inovatif dan informatif. Jadi, selalu ikuti tren yang sedang berkembang di pasar agar bisnis tetap mengikuti perkembangan.

Foto yang Menarik

"Banyak produk sebenarnya memiliki kualitas bagus. Namun, tidak dilengkapi gambar-gambar yang menarik sehingga penjualan kurang," kata Sandy baru-baru ini. Foto menarik, kata Sandy, menjadi daya tarik pertama bagi konsumen.

Jadi, kamu harus memastikan bahwa sudut dan pencahayaan produk ketika pengambilan gambar sudah tepat. Lengkapi pula produk dengan deskripsi, warna, fungsi dan fitur-fitur yang ada. Untuk antisipasi konsumen yang malas membaca, pastikan foto produk sudah menggambarkan deskripsi tersebut.

Siapkan Stok

Besarnya iklan, promosi dan diskon saat Harbolnas tentunya diharapkan mampu membuat bisnismu menerima banyak permintaan. Jadi, pastikan kamu punya stok barang yang cukup. Jangan sampai kamu kehilangan momen Harbolnas hanya karena kehabisan stok.

Modal Usaha

Saat permintaan lebih besar, kamu juga perlu mempertimbangkan menambah modal. Menurut pakar logistik dan rantai pasok Bayu Soedjarwo, sebelum menambah modal di masa ramai, pertimbangkan lama durasi ledakan permintaan dan distribusi produk atau jasa setelah masa ramai.

Untuk bisnis pakaian, Bayu mencontohkan di momen Idulfitri. Jadi, kamu harus paham bahwa ledakan permintaan adalah sebulan sampai satu minggu menjelang Idulfitri. Setelah itu, permintaan cenderung stagnan. Bila ingin menambah modal, lebih baik lakukan pada dua atau tiga bulan menjelang Idulfitri.

Jadi, siap menghadapi Harbolnas?

MORE FROM MY SITE