Sulitnya Perjalanan Uang Elektronik Sebelum Jadi Bagian Gaya Hidup Baru (1)
A- A+

Saat ini, uang elektronik memang sudah menjadi bagian dari gaya hidup baru. Banyak transaksi lebih menerima pembayaran menggunakan uang elektronik karena faktor efisiensi dan kemudahan.

Misalnya untuk pembayaran transportasi atau transaksi di minimarket. Namun, tahukah kamu, sebelum menjadi alat pembayaran yang bisa diterima semua pihak, ada kerja keras pihak-pihak tertentu yang tanpa lelah memperkenalkan uang elektronik ini.

Salah satunya adalah PT Bank Central Asia Tbk (BCA).

“Flazz memang suatu produk yang menarik. Bagi BCA, produk ini bagus meski secara bisnis tidak bisa dikatakan menguntungkan. Biayanya sangat besar. Bahkan, saat itu, komisaris membatasi biaya tahunan untuk Flazz sebesar Rp30 miliar untuk cetak kartu, pengembangan dan lainnya. Komisaris bilang tidak boleh lebih dari itu. Tentunya, sekarang sudah lebih,” ungkap Direktur BCA Suwignyo Budiman di peluncuran Flazz BCA Syariah.

Suwignyo bercerita, upaya memperkenalkan uang elektronik sudah dilakukan oleh BCA sejak tahun 2004. “Di 2004 kita sudah punya grand design untuk Flazz. Sayangnya, saat itu sulit untuk meyakinkan komisaris bahwa bisnis uang elektronik harus ada,” katanya.

Bagaimana tidak, lanjut Suwignyo, komisaris menilai bahwa Flazz butuh biaya yang besar dan memiliki potensi pendapatan yang kecil. Tak ayal butuh upaya lebih untuk meyakinkan komisaris bahwa bisnis uang elektronik memang harus ada, katanya.

“Uang elektronik sendiri bukanlah program jangka pendek. Ini untuk program jangka panjang, baik bagi masyarakat, perbankan dan negara. Karena, uang elektronik bisa membuat segala sesuatu menjadi lebih efisien dan praktis,” kata dia.

Tantangan selanjutnya adalah sulitnya merumuskan bisnis model untuk uang elektronik ini. “Kita belajar ke negara-negara lain untuk uang elektronik. Contohnya ke Hong Kong untuk mempelajari Octopus (uang elektronik di Hong Kong),” ujar Suwignyo.

Berlanjut ke bagian kedua untuk mengetahui hasil studi BCA ke negara lain untuk mempelajari uang elektronik.