Transaksi Bisnis dengan Ringgit & Baht Kini Semakin Mudah

Seminar Remittance Customer 2018
Seminar Remittance Customer 2018

Buat kamu yang sudah terbiasa menjalankan bisnis antarnegara, tentu masalah perbedaan mata uang sudah sering kamu hadapi. Kebanyakan, kamu harus membeli dolar Amerika Serikat terlebih dahulu baru ditukar dengan mata uang negara terkait.

Khusus kamu yang sering menggunakan Ringgit Malaysia maupun Baht Thailand, kini proses transaksi sudah semakin mudah. Sebab, PT Bank Central Asia Tbk (BCA) sudah memberikan komitmen dengan memperluas layanan transaksi valas dan pengiriman uang antarnegara.

Executive Vice President International Banking BCA Edmund Tondobala mengungkap, BCA menjadi salah satu dari enam bank yang ditunjuk Bank Indonesia (BI) untuk memfasilitasi transaksi bilateral melalui operasionalisasi framework LCS (local currency settlement) rupiah-ringgit dan rupiah-baht.

Framework LCS merupakan salah satu bentuk penyelesaian perdagangan bilateral dan investasi langsung dalam mata uang lokal (local currency settlement) yang digagas (BI), Bank Negara Malaysia (BNM), dan Bank of Thailand (BOT) pada Desember 2016 lalu.

Framework LCS merupakan upaya berkelanjutan untuk mendorong penggunaan mata uang rupiah, ringgit dan baht secara lebih luas dalam transaksi perdagangan dan investasi antara ketiga negara.

"Sebagai salah satu bank yang ditunjuk, BCA kini bisa langsung membeli mata uang ringgit maupun baht tanpa perlu membeli dolar lebih dulu, sehingga tentunya berkontribusi pada efisiensi bisnis," kata Edmund di Seminar Remittance Customer 2018 belum lama ini di Jakarta.

"Pengaturan LCS ini diharapkan dapat turut mendukung kestabilan nilai tukar Rupiah dengan cara mengurangi ketergantungan terhadap penggunaan mata uang dolar Amerika dalam penyelesaian transaksi perdagangan bilateral antara Indonesia dengan negara Malaysia dan Thailand," tutup Edmund.

MORE FROM MY SITE