Realisasi Penerimaan Pajak 2015 Meleset
A- A+

Untuk penerimaan pajak tahun lalu, Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro menetapkan sebesar Rp 1.294,25 triliun. Sayangnya, setelah perhitungan keluar, ternyata pendapatan pajak pemerintah di akhir tahun senilai Rp1.055 triliun atau 81,5% dari target.

Setelah ditelusuri, rendahnya penerimaan pajak ini akibat beberapa usulan kebijakan di awal tahun yang belum berjalan, termasuk pengenaan pajak pertambahan nilai, jasa tol, bea materai, serta bukti potong bunga deposito.

Menurut Direktorat Jenderal Pajak, penerapan kebijakan itu mampu menambah pemasukan sekitar Rp152 triliun. Kebijakan lain yang masih belum efektif berjalan adalah pengenaan PPh Pasal 22 apartemen dan PPnBM (pajak barang mewah) untuk hunian mewah.

Bambang bilang, penurunan ini terjadi akibat kondisi ekonomi yang sedang lesu dan pemerintah membuat target terlalu tinggi.