Alasan Mengapa Investasi Juga Perlu Menjadi Prioritas Anak Muda

Alasan Mengapa Investasi Juga Perlu Menjadi Prioritas Anak Muda
Alasan Mengapa Investasi Juga Perlu Menjadi Prioritas Anak Muda

Buat Anda yang masih ragu untuk melakukan investasi, sebaiknya pikir ulang. Karena, investasi memiliki fungsi penting dalam pengelolaan keuangan. Salah satu manfaat yang paling terlihat adalah, dengan investasi Anda bisa mencapai kebebasan finansial.

Pada 2016 lalu, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sempat melakukan survei untuk mengetahui perkembangan literasi dan inklusi keuangan masyarakat. Ketua Dewan Komisioner (DK) OJK Wimboh Santoso mengungkap, 96,7% masyarakat sudah memiliki tujuan keuangan.

Sayangnya, 69% diantaranya masih berupa tujuan jangka pendek seperti pemenuhan kebutuhan sehari-hari dan bertahan hidup. Sementara itu, hanya 12,6% yang sudah sadar pentingnya tujuan jangka panjang, baik untuk biaya pendidikan maupun persiapan hari tua.

Menanggapi hal tersebut, perencana keuangan QM Financial Ligwina Hananto menilai bahwa konsep dasar perencanaan keuangan memang penting untuk dipahami sedini mungkin. Misalnya, mengenai pengaturan arus kas (cashflow), menabung dan investasi.

Ketika Anda sudah mulai memiliki penghasilan sendiri, artinya sudah saatnya pula untuk mulai merencanakan keuangan. Menurut Ligwina, kendala yang banyak dialami anak muda ini adalah belum bisa menabung secara konsisten.

"Setelah mendapat gaji, membayar kartu kredit dan tagihan, lalu tidak sabar menunggu gaji berikutnya. Atau, ada juga yang bisa menyisihkan sejumlah uang untuk ditabung, namun kemudian terpakai lagi untuk memenuhi godaan seperti midnight sale, tiket pesawat murah, dan sejenisnya," katanya di laman resmi QM Financial.

Perencana keuangan independen Pandji Harsanto pun menambahkan, dengan investasi Anda akan lebih mudah mencapai tujuan keuangan di masa depan. Namun Pandji menyarankan, sebelum memulai investasi, Anda harus memiliki dana darurat terlebih dahulu.

Besar dana darurat ini idealnya adalah tiga sampai enam kali besar pengeluaran bulanan. "Kemudian disiplin menyisihkan sejumlah dana untuk investasi di awal. Misal, ketika tanggal gajian atau tiap mendapat bonus, ambillah sejumlah dana di awal untuk investasi, jadi tidak hanya digunakan untuk hal-hal yang bersifat konsumtif," paparnya.

Agar disiplin, memanfaatkan sistem autodebet dan autoinvest dari rekening setiap bulannya. "Selain mempermudah proses mewujudkan target masa depan, investasi juga berguna untuk masa pensiun agar tidak menjadi beban orang lain dan masih banyak manfaat lainnya," pungkasnya.

MORE FROM MY SITE