Awali Pekan, IHSG Berpotensi Kembali Tertekan

Awali Pekan, IHSG Berpotensi Kembali Tertekan

Pada penutupan perdagangan pekan lalu, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terkoreksi 0,59% ke level 4.848,06. Untuk hari ini, Senin (13/6), indeks berpotensi mengalami tekanan dengan pergerakan di kisaran 4.825-4.920.

Menurut Riset Ekonomi dan Industri PT Bank Central Asia Tbk (BCA), dari dalam negeri pasar menanti kepastian dari regulasi pengampunan pajak (tax Amnesty) dan hasil rapat dewan gubernur BI pekan ini.

Sektor yang masih menarik pekan ini adalah konsumer, perdagangan dan konstruksi. Untuk hari ini, saham pilihan adalah KLBF, WTON, SMCB, TBIG, BBNI, BMRI, INDF, UNVR, dan ASII.

Bursa global hari ini diperkirakan bergerak fluktuatif, di tengah antisipasi jelang rapat kebijakan moneter Amerika Serikat (AS) dan Jepang pekan ini. Pasar juga menantikan hasil polling lanjutan terkait isu Brexit, dan kemungkinan pelemahan harga minyak akibat laporan kenaikan jumlah rig AS.

Kedua hal tersebut bisa mengurangi risk appetite investor untuk sementara waktu. Untuk hari ini, mayoritas bursa Asia berada di zona negatif, terutama bursa Jepang yang masih ditekan oleh sentimen penguatan Yen.

Nilai tukar rupiah masih akan melemah seiring tingginya permintaan dolar Amerika Serikat (AS) jelang pertemuan The Fed. Pada pekan lalu, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS ditutup melemah 0,05% ke level 13.294 di pasar spot.

Hari ini, rupiah juga dibuka melemah 0,35% ke level 13.341.

MORE FROM MY SITE