Berencana Punya Anak? Ini Gambaran Besar Dana Sebelum Memilikinya
A- A+

Memiliki anak adalah anugerah besar dari Tuhan. Tak heran bila banyak orangtua ingin memberi yang terbaik pada mereka. Bila saat ini kamu sedang berencana memiliki anak, kamu harus melakukan persiapan matang baik dari sisi mental, pengetahuan maupun keuangan.

Khusus untuk keuangan, tentu masih banyak yang belum memiliki gambaran jelas untuk itu. Karenanya, Pakar Keuangan Intuit Kimmie Greene memberikan gambaran. Kimmie bilang, usia paling tepat memiliki anak adalah 30 tahun.

Sebab, di usia itu banyak orang sudah memiliki tingkat pendapatan lebih baik. Menurut sebuah hasil survei, kata Kimmie pada CNBC, sebagian besar wanita Amerika Serikat (AS) masa kini memutuskan memiliki anak.

Angka ini selama beberapa tahun mengalami pergeseran. Pada 2000an, rata-rata wanita melahirkan pertama kali di usia 24,9 tahun. Sedangkan di 2014, di usia 26,3 tahun.

"Setidaknya butuh US$233.610 (sekitar Rp3,1 miliar) untuk membesarkan seorang anak sampai usia 17 tahun. Jadi, persiapkan sebanyak mungkin dana sampai dirimu siap," katanya.

Bagaimana cara menabung yang benar? Kimmie menyarankan, setidaknya tabung 25% pendapatan kotor. Jangan lupa untuk menabung dana pensiun, dana darurat dan asuransi kesehatan juga.

Jangan lupa, hitung pula besar cicilan utang yang ada untuk evaluasi. Kimmie menekankan, apa pun itu, menabung adalah hal penting, berapa pun nominalnya. Dalam studi Kimmie, hingga 18 bulan pertama pasca kelahiran anak, kamu akan menghabiskan setidaknya US$20 ribu atau Rp266 juta.

Dana itu belum mencakup kebutuhan lain seperti peralatan rumah tangga yang biasanya juga ikut membengkak dalam 12 bulan pasca kelahiran bayi. Rata-rata orang Amerika, katanya, akan memiliki dua sampai tiga anak.

Ketika anak masuk sekolah, kebutuhan dana akan semakin besar. Di saat sama, pengeluaran juga akan bertambah. Karena itu, Kimmie berpesan, sebelum membangun rumah tangga, memilikilah rencana yang matang.

Simpan tabungan di instrumen yang memang sulit kamu cairkan.