Berniat Investasi Saham? Pelajari Dulu Tentang IHSG
A- A+

Indeks harga saham gabungan atau biasa disingkat IHSG adalah kata pertama yang wajib dikenal seseorang saat masuk ke investasi saham. Saham adalah surat berharga yang diterbikan perusahaan yang go public (biasa disebut emiten).

IHSG ini barometer yang menggambarkan pergerakan harga saham di pasar modal Indonesia. Pasar modal Indonesia berpusat di Bursa Efek Indonesia.

Pada umumnya, semua indeks harga saham gabungan di berbagai pasar saham di banyak negara menggunakan metode rata-rata tertimbang. Hal yang sama terjadi di Bursa Efek Indonesia.

Berikut fungsi IHSG:

1. Penanda arah pasar
IHSG menjadi indikator kinerja bursa saham. Jadi, harga dari semua saham di Bursa Efek Indonesia terkandung dalam IHSG. Umumnya, ketika IHSG naik, sebagian besar saham-saham ikut meningkat. Begitu juga sebaliknya.
Tapi, harus kamu ingat, hal tersebut tidak selalu berkorelasi positif. Saat IHSG naik, ada saham yang harganya malah turun.

2. Pengukur tingkat keuntungan
Sepanjang tahun 2014 IHSG tumbuh 23%. Artinya, keuntungan berinvestasi di pasar saham 23%. Keuntungan itu belum lagi ditambah dividen. Dividen ini dibagikan oleh perusahaan-perusahaan tercatat (emiten) yang mendulang laba.

3. Tolok ukur kinerja portofolio
Jika kamu berinvestasi di reksa dana, kamu bisa membandingkan kinerja reksa danamu dengan IHSG. Misal, IHSG tahun lalu bertumbuh 23%, sedangkan reksa dana yang kamu miliki kinerjanya naik 15%. Karena kinerja reksadanamu lebih rendah, kamu bisa mengganti strategi berinvestasimu.

Pergerakan IHSG dapat kamu monitor dari beberapa situs ekonomi dan finansial. IHSG bergerak saat pembukaan perdagangan jam 9 pagi hingga jam 4 sore setiap hari kerja bursa.