Bila Punya Kebiasaan Ini Dalam Memakai Kartu Kredit, Waspadalah!

Bila Punya Kebiasaan Ini Dalam Memakai Kartu Kredit, Waspadalah!

Merasa sudah menggunakan kartu kredit dengan bijak? Tak pernah telat membayar dan selalu membayar tagihan secara penuh? Dibanding rekan kerjamu, kamu merasa lebih pandai mengatur keuangan?

Namun, jangan terlalu bangga dulu. Meski sudah melakukannya, bisa jadi kamu masih boros. "Seperti saat kamu pergi ke dokter dan cek kolesterol. Saat hasilnya normal, kamu merasa sehat," kata perencana keuangan dan professor psikologi keuangan Brad Klontz di Creighton University di Omaha, Nebraska.

Untuk itu, Brad mengungkap pertanda untuk mengetahui bahwa keuanganmu masih masuk kategori boros.

Gagal Merencanakan Target Tabungan
Ketika kamu boros atau belanja terlalu banyak, target keuangan meleset. Misalnya, kamu gagal mengumpulkan dana darurat untuk enam bulan mendatang. "Pastikan kamu sudah mengecek ulang semua kebutuhan sebelum membeli barang," kata Klontz pada CNBC.

Belanja Saat Bosan dan Stres
Pernah berbelanja saat bosan baik di mal atau laman e-dagang? Tiap kali berbelanja dalam keadaan psikologis yang tidak normal, penulis keuangan Ruth Soukup bilang, ada kecenderungan untuk membeli barang yang sebenarnya tak kamu butuhkan dan harganya mahal.

Mematahkan Aturan Sendiri
Saat berbelanja, kamu sering hilang kendali. Misalnya, ketika ingin membeli celana, kamu memutuskan untuk tidak membeli celana dengan harga di atas Rp500 ribu. Di saat bersamaan, kamu juga ingin membeli penyedot debut.

Ketika ke pusat perbelanjaan, ternyata kamu tergoda membeli keduanya. Tiap kali melakukannya, kamu seperti membuat lubang bagi keuanganmu. Jadi, kuatkan prinsip keuangan dan tahan keinginan impulsif semacam ini.

Lalu, bagaimana mencegahnya?

Buat Perencanaan Keuangan yang Lebih Baik
Perencanaan yang tak masuk akal itu tidak efektif. Selalu gunakan prinsip 50-30-20 dalam merencanakan keuangan. Yakni, 50% pendapatan untuk pengeluaran, 30% untuk kebutuhan lain dan 20% untuk tabungan dan cicilan.

Membaca Laporan Kartu Kredit
"Lihat lagi tiga pengeluaran kartu kredit selama tiga bulan terakhir. Cek kembali apakah ada kelebihan pengeluaran," kata Klontz. Bila kamu tidak bisa menahannya, tinggalkan kartu kredit di rumah dan ganti dengan kartu debit atau uang tunai.

Tinggalkan Kebutuhan yang Tak Terlalu Penting
Bila kamu punya frekuensi belanja atau makan di mal terlalu sering, mulailah mengurangi hasrat itu. Kamu bisa mencoba memasak dan membawa bekal dari rumah, dibanding selalu makan di luar saat makan siang.

Ubah Kebiasaan Lama
Selalu menghabiskan waktu dengan teman atau rekan kerja di restoran atau kafe? Sesekali, coba bawa bekal dari rumah masing-masing dan kemudian bertukar bekal. Hal ini akan membuatmu lebih hemat.

MORE FROM MY SITE