'Dosa-Dosa' Wanita dalam Mengelola Keuangan
A- A+

Meski identik sebagai menteri keuangan keluarga, wanita juga dikenal boros. Secara umum, mereka lebih merupakan pribadi yang gemar belanja dan tak tahan melihat diskon. Dus, wanita bisa menghabiskan banyak waktu untuk belanja dibanding pria.

Dalam buku berjudul Nice Girls Dont Get Rich: 75 Kesalahan Perempuan dalam Mengelola Uang, Louis P. Frankel membeberkan kesalahan-kesalahan wanita dalam mengelola uang. Salah satunya, wanita tak pandai dalam hal angka dan uang.

Setelah menikah misalnya, wanita biasanya lebih banyak diserahi tugas mengelola keuangan keluarga. Nyatanya, tak semua wanita pandai mengelola keuangan, bahkan setelah menikah.

Kesalahan kedua adalah tidak menetapkan target keuangan. Tanpa target, wanita dengan mudah mengubah strategi pengelolaan keuangan. Wanita juga sering tak paham benar posisi kekayaan bersihnya. Kendati begitu, pria juga banyak yang melakukan kesalahan ini.

Meski begitu, Frankel mencatat bahwa kebanyakan wanita yang sudah mandiri dan memiliki penghasilan sendiri tak memberi perhatian pada cara-cara menjadi sukses. Mereka tak memprioritaskan kemakmuran keuangan sendiri dan memperhatikan orang lain.

Di keluarga pun mereka juga begitu. Wanita lebih repot mengurusi suami dan kebutuhan anak-anak hingga lupa pada urusannya sendiri. Wanita, menurut hasil survei, juga dinilai terlalu gampang memberi atau meminjamkan uang pada orang lain.

Mereka juga tak tahan terhadap rayuan penjual termasuk diskon. Di bidang profesional, wanita lebih merasa cocok berkarier di bidang yang identik dengan wanita seperti administrasi, sekretaris atau hal-hal sosial.

Padahal, bidang-bidang itu sering tak menawarkan gaji dan kenaikan karier yang menarik. Banyak wanita juga tak mendapat gaji yang semestinya. Mereka juga kerap mengabaikan fasilitas perusahaan dan kurang maksimal memanfaatkan fasilitas pembiayaan pendidikan dan pelatihan, perjalanan bisnis dan fasilitas cuti.

Jadi, dosa mana yang sering kamu lakukan? Segeralah berubah.