Jadilah Generasi Muda yang Bijak Menggunakan Kartu Kredit

Jadilah Generasi Muda yang Bijak Menggunakan Kartu Kredit

Siapa saja memang bisa memiliki kartu kredit. Namun, urusan kebijakan dalam pemakaiannya tentu tidak dapat disamaratakan. Hasil survei terbaru LendEdu pada 500 responden generasi muda (milenial) mengungkap fakta baru.

Terungkap bahwa 45% responden mengaku tak tahu besar bunga kartu kredit mereka, 34% tak peduli besar penalti telat bayar tagihan dan 17% tak tahu batas kartu kreditnya. Sebanyak 29% juga tak tahu peringkat kredit mereka bisa terpengaruh bila telat bayar.

Artinya, generasi muda ini cenderung ceroboh dalam hal menggunakan kartu kredit. Meski demikian, 36% responden tak mengkhawatirkan hal tersebut karena sudah membayar tagihan tepat waktu seperti dikutip CNBC.

Generasi ini lupa, bahwa bila peringkat kredit menjadi buruk, mereka akan kesulitan mengajukan kredit pemilikan rumah (KPR) atau kredit kendaraan bermotor (KKB) di masa depan.

CEO dan perencana keuangan Carla Dearing memiliki saran cerdas terkait kebiasaan generasi muda ini dalam belanja dengan kartu kredit.

"Jangan ajukan kartu kredit selama masih sekolah. Tunggu sampai lulus dan punya pekerjaan dan penghasilan untuk membayar semua tagihan dengan penuh setiap bulannya," sarannya.

Miliarder Mark Cuban menambahkan, meski kartu kredit dapat membantu di masa-masa mendesak, jangan gunakan semua kartu kredit yang kamu miliki secara bersamaan. Tiap kali menggunakan kartu kredit, pahami pula semua aturannya.

Kamu juga harus paham batas yang diberikan bank. Jangan lupa cek semua status pembayaran atau simpan semua nota pembelian. Semakin sedikit kartu kredit yang kamu miliki, semakin mudah kamu mengatur pengeluaran.

"Cerdas mengelola dan mengatur keuangan adalah salah satu cara menjadi pribadi yang sukses," pungkas akuntan dan perencana keuangan Tom Carley.

MORE FROM MY SITE