Ketahui Bahaya Investasi di Mata Uang Digital

Ketahui Bahaya Investasi di Mata Uang Digital

Pernah mendengar tentang investasi di mata uang crypto-currency? Investasi di uang digital ini memang mampu memberikan keuntungan ratusan hingga ribuan persen. Mengutip Kontan, saat ini ada 10 mata uang digital beredar.

Pada periode Januari 2017 hingga 5 Juli 2017, mata uang digital Bitcoin mengalami kenaikan 165,65%, Ethereum naik 3.233,58%, Ripple naik 3.837,37% dan Litecoin naik 1.127,71%.

Tak heran bila mata uang digital itu berhasil menyedot perhatian, khususnya Bitcoin. Satoshi Nakamoto merancang mata uang digital itu pada 2009 dan kini menjadi yang paling populer.

Kapitalisasi pasarnya terbesar dibanding 805 crypto-currency lain di dunia. Nilainya mencapai sekitar US$42,42 miliar dan terus bergerak seiring perubahan harga dan jumlah Bitcoin di dunia.

Meski demikain, Co-Chairman Oaktree Capital Group, salah satu investor nilai yang paling dihormati, justru memberi peringatan keras.

"Mata uang digital bukan investasi, ia tak lebih dari skema ponzi biasa. Seseorang bisa saja menyebut sesuatu bernilai karena melihat persediaan Bitcoin sedikit dan bersedia membayar mahal," sebut Mark seperti dilansir CNBC.

Menurut Mark, investor yang punya tujuan jangka panjang akan selalu konsisten dengan apa yang biasa ia beli dengan melihat nilai intrinsiknya, bukan spekulasi. Membeli Bitcoin, katanya, tak lebih dari spekulasi tanpa dasar (underlying) jelas.

Karena itu, menurut dia, investasi di Bitcoin akan menyebabkan bubble pada suatu saat. Gambarannya seperti Tulip Mania pada 1673 atau internet bubble pada 1999.

Bagaimana, masih tertarik untuk investasi Bitcoin?

MORE FROM MY SITE