Lebih Penting Kumpulkan Dana Darurat Dahulu Daripada Invetasi

Lebih Penting Kumpulkan Dana Darurat Dahulu Daripada Invetasi

Setelah dana operasional bulanan dan kebutuhan harian terpenuhi, pos anggaran yang harus kamu penuhi adalah dana darurat. Dana darurat sendiri punya fungsi sangat penting dalam pengaturan keuangan.

Bahkan, fungsi dana darurat lebih penting dibanding investasi. Menurut Perencana Keuangan Pandji Harsanto seperti dilansir Kontan, dana darurat sangat penting dalam mendukung kelanjutan hidup.

Kamu bisa menggunakan dana darurat dalam tiga kategori mendesak. Pertama untuk kebutuhan menyangkut nyawa seseorang. Misalnya, salah satu anggota keluarga masuk rumah sakit.

Kedua untuk semua hal terkait kelangsungan hidup. Bisa saja, rumahmu kebanjiran atau kebakaran. Dana darurat bisa membantumu mencari rumah kontrakan untuk sementara. Kebutuhan ketiga, ketiadaan uang tunai.

Hal ini bisa terjadi jika sewaktu-waktu kamu kehilangan pekerjaan baik karena mengundurkan diri atau PHK. Prita H. Ghozie menambahkan, jika barang-barang kebutuhan produktif hilang atau rusak, dana darurat juga bisa dicairkan.

Contohnya, kebutuhan ban mobil pecah, komputer jinjing hilang atau lainnya. Dana darurat, lanjut Prita, juga bisa digunakan saat aset investasi tak mencukupi. Misalnya, untuk dana pendidikan anak.

Bila tabungan dan investasi tidak cukup untuk membiayai awal masuk sekolah anak, kamu bisa menggunakan dana darurat yang ada. "Dibanding berutang untuk menutup kekurangan biaya, lebih baik ambil dari dana darurat yang ada,” imbuh Prita.

Fungsi dana darurat begitu penting. Pandji menambahkan, dana darurat bahkan harus ada sebelum investasi. "Investasi bisa turun nilainya. Begitu turun dan tidak punya dana darurat, maka bisa mengganggu keuangan keluarga," sebut Pandji.

Berapa besar dana darurat yang ideal? Prita menyebut, besar dana darurat tergantung kebutuhan dan jumlah keluarga. Bagi yang masih sendiri atau sudah menikah tetapi belum punya anak, tiga sampai enam kali pengeluaran bulanan cukup.

Namun, kalau sudah memiliki satu anak, besar dana darurat setidaknya sembilan kali gaji. Mengumpulkan dana darurat bisa dilakukan setidaknya dengan menyisihkan 5% pendapatan bulanan.

Bila kamu bukan pegawai kantoran yang rutin menerima gaji bulanan, jumlah dana darurat bisa meningkat sampai 12 kali biaya bulanan. Simpan dana tabunganmu ke dalam 'wadah' yang minim risiko seperti deposito atau reksa dana pasar uang.

MORE FROM MY SITE