Pengeluaran untuk Kondangan pun Perlu Perencanaan Matang

Pengeluaran untuk Kondangan pun Perlu Perencanaan Matang

Buat kamu yang sudah bekerja, tentu kamu akan merasakan saat dimana banyak undangan pernikahan mulai berdatangan. Menurut ahli keuangan Suze Orman, pengeluaran untuk kondangan ini juga perlu dipersiapkan secara matang.

Sebab, kondangan bisa datang kapan saja bahkan tiap bulan bisa saja ada kondangan. Di Indonesia, menurut Banquet Sales Executive The Spring Club Winarsih, pernikahan kerap terjadi di Oktober- Desember.

Setelah perayaan Idulfitri, kata Winarsih, undangan pernikahan juga kerap berdatangan. Karena itu, anggaran untuk datang ke pesta pernikahan perlu disusun sejak awal tahun.

Alasannya, menurut hasil survei American Express pada CNBC, milenial di Amerika Serikat (AS) menghabiskan setidaknya US$893 per tahun (sekitar Rp12 juta dengan kurs Rp13.500) untuk kondangan.

Biaya tersebut biasanya dihabiskan untuk membeli tiket pesawat (transportasi), kado pernikahan dan lain-lain. Di Indonesia, angkanya memang tidak pasti. Namun, selalu ada komponen biaya transportasi, kado atau angpao. Karena itu, bila tidak disiapkan, kondisi keuangan akan terbebani.

"Beberapa orang bahkan harus menarik pinjaman baru. Padahal, mereka juga harus berjuang untuk memiliki dana darurat yang cukup, setidaknya selama delapan bulan pengeluaran bulanan," kata Suze dikutip CNBC.

Untuk merancang anggaran pernikahan ini, Suze menyarankan, buat skala prioritas. Kemudian, kurangi pembelian barang-barang yang kurang penting dan lebih bijaklah membeli dan membelanjakan sesuatu.

"Apa kamu ingin selalu datang ke pesta pernikahan dengan gaun baru? Tentu tidak. Apakah kamu juga harus memberi hadiah pernikahan yang mahal? Tidak juga. Barang-barang buatan tangan (homemade) bisa lebih istimewa dan bermakna," sarannya.

Suze juga mengingatkan, tujuan utamamu adalah memotong pengeluaran harian. “Tujuan kedua baru mengamankan rencana pernikahanmu sendiri di kemudian hari," pungkasnya.

MORE FROM MY SITE