Perlukah Melakukan Investasi dengan Menyimpan Mata Uang Asing?
A- A+

Investasi adalah salah satu cara untuk mencapai tujuan keuangan. Ada banyak cara dan produk untuk melakukan investasi. Salah satunya adalah dengan menyimpan mata uang asing (valas).

Dibanding rupiah, valas memiliki kecenderungan nilai yang terus meningkat. Hal yang perlu kamu pahami ketika memutuskan investasi pada valas adalah, adanya biaya administrasi dan suku bunga yang relatif rendah.

Bila kamu menyimpan dalam bentuk fisik, kamu perlu menjaga kondisi uang tetap bagus. Jangan sampai, uang terlipat atau ternoda dan pastikan uang tersebut adalah emisi yang masih berlaku atau terbaru.

Lalu, apa perlunya investasi di valas? Perencana keuangan QM Financial memberikan alasannya.

Memiliki Penghasilan dengan Mata Uang Asing

Bila kamu memiliki penghasilan utama atau paruh waktu dengan mata uang asing, kamu bisa membuka rekening dengan mata uang asing di bank. Bank biasanya punya pilihan seperti USD, EUR, SGD, AUD dan sebagainya.

Bila dibanding tabungan rupiah, tabungan dan deposito mata uang asing menawarkan suku bunga sangat rendah. Biaya administrasinya pun kadang cukup besar. Terkait suku bunga rendah, pertimbangkan keuntungan lain, seperti selisih kurs.

Demikian, kamu mendapat dua keuntungan, yakni bunga dan selisih kurs.

Punya Tujuan Keuangan dengan Mata Uang Asing

Memiliki rencana menyekolahkan anak ke luar negeri atau naik haji atau sekadar liburan ke luar negeri? Untuk tujuan semacam ini, kamu bisa mulai menabung dalam mata uang asing.

Dalam jangka panjang, kamu akan lebih untung. Mengapa? Kamu akan terbebas dari fluktuasi nilai tukar antara rupiah dengan mata uang negara tujuan.

Punya Dana Tunai Cukup Besar

Bila kamu punya tabungan mengendap cukup besar, kamu bisa mengembangkan dan melakukan diversifikasi. Tabungan dalam rupiah seringkali tak menawarkan imbal hasil cukup besar.

Karena itu, ada peluang dengan menyimpan valas di tabungan atau deposito. Seperti dalam Rupiah, deposito dengan mata uang asing punya minimal nominal penyimpanan yang lebih besar dengan tenggat waktu lebih panjang.

Tentu saja, bunga yang ditawarkan perbankan lebih besar dibanding tabungan biasa.

Selamat berinvestasi, dan semoga bermanfaat!