September, BI Terbitkan Aturan Batasan Uang Elektronik
A- A+

Bank Indonesia (BI) memastikan aturan terkait kenaikan batas maksimal uang elektronik (e-money) menjadi Rp 10 juta di September 2016. Aturan ini nantinya akan berbentuk Surat Edaran.

Direktur Eksekutif Departemen Kebijakan dan Pengawasan Sistem Pembayaran BI Enny Panggabean bilang, alasan bank sentral Indonesia belum memasukkan aturan batasan maksimal uang elektronik dalam aturan PBI adalah agar lebih fleksibel melakukan penyesuaian.

“Jadi jika nanti ada perkembangan ekonomi agar ketentuan ini masih bisa menyesuaikan,” ujar Enny baru-baru ini. Sebelumnya, BI mengatakan sedang mematangkan rencana kenaikan batas atas limit uang elektronik.

Deputi Gubernur BI Ronald Waas menyampaikan, bank sentral hanya menaikkan plafon batas uang elektronik yang terdaftar. Sedangkan batas uang elektronik yang tak terdaftar tetap maksimal Rp 1 juta.

Alasan BI hanya menaikkan batas untuk uang elektronik yang terdaftar adalah, agar pemegang kartu tetap terlindungi. Sebab, uang elektronik adalah uang dalam bentuk elektronik. Harapannya, kenaikan batas uang elektronik ini akan mendorong transaksi pembayaran di sarana publik secara non tunai.