Setop! Jangan Lakukan Langkah Keuangan Ini dengan Pacar
A- A+

Ketika pacaran, dunia terasa milik berdua. Namun, tetap ada batas yang jelas ketika status masih sebatas pacar. Meski demikian, banyak pasangan yang sudah melangkah jauh, khususnya terkait keuangan.

Sebelum kamu juga melangkah terlalu jauh, ada baiknya kamu mengetahui beberapa hal berikut untuk berjaga-jaga. Apalagi, apa saja bisa terjadi pada kalian berdua sebelum sah menjadi suami istri.

Membuka Rekening Bersama
Tak sedikit pasangan pacaran memiliki rekening bersama dengan tujuan untuk menunjukkan keseriusan hubungan, komitmen, hingga bentuk perencanaan keuangan bila sudah berkeluarga.

Namun, bila kamu belum 100% yakin dan ada beberapa pertimbangan lain, sebaiknya urungkan niat. Rekening bersama yang menggunakan pasangan rentan menimbulkan masalah di kemudian hari.

Menggunakan Kartu Kredit Pacar
Saat pacaran, kamu dan pasangan pasti rela berbagi. Namun, sebaiknya jangan saling menggunakan kartu kredit pasangan. Sebab, bila pemakaian tiba-tiba membengkak dan kamu hanya mampu membayar minimal, bersiaplah menerima bunganya.

Bila tagihan sampai menunggak, bunga akan berkali lipat dan membebani keuanganmu.

Berbagi Keanggotaan

Saat ini, makin banyak merchant, mulai dari makanan, fesyen, kebugaran, supermarket hingga SPBU menawarkan fasilitas kartu keanggoataan untuk pelanggan setia. Keuntungannya memang menarik, kadang juga bisa untuk menghemat pengeluaran.

Namun, bila kamu membuat kartu keanggotaan bersama pacar dan hubungan berakhir, tentu hal tersebut akan membuatmu malas ke merchant tersebut karena malas bertemu sang mantan.

Hasilnya, kamu hanya membuang uang yang sudah kamu bayar untuk menjadi anggota.

Mengajukan Pinjaman dengan Nama Pasangan
Kebutuhan dana tambahan yang mendesak kadang membuatmu mengajukan pinjaman ke bank. Tapi fasilitas ini jelas menyimpan tanggung jawab besar. Tiap bulan, kamu harus membayar cicilan.

Bayangkan kalau kamu mengizinkan pacar mengajukan fasilitas pinjaman ke bank menggunakan nama dan identitasmu. Otomatis kamu akan terdata di sistem bank sebagai pemohon, sementara uang pinjaman yang cair dipakai pacar.

Saat sang pacar mangkir dari kewajiban bayar cicilan bulanan, kamu yang akan menjadi pihak yang akan dihubungi bank.

Pinjam Meminjam Uang
Atas nama cinta, tak jarang kamu menguras tabungan atau mengorbankan gaji untuk meminjamkan uang pada pacar. Sesekali mungkin bukan masalah. Namun, bila sudah menjadi kebiasaan dan dia mangkir membayar, ini akan membahayakan keuangan.

Bila hal ini terjadi, setelah kamu putus, kondisi akan bertambah runyam. Kamu pasti enggan menagihnya, bukan? Karena itu, lebih baik kamu tak melakukan hal-hal tersebut bersama kekasihmu.