Sudah Cek Kesehatan Keuangan? Jangan Lupa Lakukan Cek Tambahan
A- A+

Sudah terbiasa melakukan cek kesehatan keuangan? Bila belum, segera biasakan. Seperti diketahui, pemeriksaan kesehatan keuangan (FCU/financial check up) melibatkan beberapa kriteria berupa rasio keuangan tertentu.

Rasio tersebut seperti perbandingan harta dan utang atau rasio aset lancar dan rasio menabung. Namun, pada kondisi tertentu, FCU saja tidaklah cukup. Kamu perlu FCU tambahan.

Lalu, saat kondisi seperti apa itu FCU tambahan berlaku? Berikut penjelasan perencana keuangan QM Financial Yasmeen Danu.

Setelah Pengeluaran Besar
Baru pulang dari liburan atau membeli barang mahal? Meski kamu sudah menyiapkannya dengan baik, umumnya pengeluaran semacam ini memberi pengaruh signifikan pada kondisi keuangan.

Setelah itu, kamu sebaiknya segera melakukan FCU untuk melihat seberapa besar dampak yang terjadi. Bila perlu, segera ambil langkah-langkah perbaikan.

Sebelum Menambah Utang
Meski diperbolehkan, seringkali utang mengacaukan kondisi keuangan. Makin besar cicilan, makin berkurang kemampuan investasi. Karena itu, sebelum memutuskan berutang, lakukan FCU guna mengetahui dampaknya pada kondisi keuangan.

Jangan salah, utang tak hanya mempengaruhi kondisi saat ini, juga masa depan. Pastikan tujuan penting seperti dana darurat atau dana pendidikan tetap aman.

Ketika Ada Tambahan Penghasilan
Baru pindah kerja, promosi jabatan atau bergabung dengan bisnis yang menguntungkan? Berapa persen kenaikan penghasilanmu? Jika diatas 20%, sebaiknya lakukan FCUUmumnya, kenaikan penghasilan diikuti kenaikan pengeluaran.

Jika kenaikan penghasilan mengakibatkan kenaikan investasi, tentu tidak masalah. Namun, bila pengeluaran gaya hidup meningkat, artinya rasio menabung turun. Check up akan memastikan kondisi keuanganmu tetap ideal agar menabung dan investasi lancar.

Jadi, sudah melakukan FCU secara rutin?