Tepatkah Keputusan Mengambil KPR di Usia Muda?
A- A+

Ketika usia menginjak usia 30an, biasanya seseorang mulai menapaki hal-hal baru dalam hidup. Menikah, memiliki anak dan mengambil kredit rumah/kendaraan bermotor adalah beberapa hal yang kerap dilakukan.

Mengambil Kredit Pemilikan Rumah (KPR) adalah keputusan besar sehingga harus dipertimbangkan masak-masak. Kini, tak semua perencana keuangan dan pengelola dana, sepakat bahwa usia 30an adalah saat paling tepat mengambil KPR. Apa pertimbangannya?

Pihak yang Mendukung

Membayar Cicilan Lebih Murah Tiap Bulan
Kamu bisa bandingkan cicilan jangka panjang dengan jangka pendek. Semakin panjang tenor cicilan, besar cicilan dan uang muka bisa semakin murah. Selain itu, kesempatan mendapat karier dan penghasilan lebih baik ke depan juga masih besar.

Melalui pertimbangan ini, kamu bisa mengalokasikan uang untuk pos pengeluaran lain.

Kesempatan Mengatur Keuangan Sesuai Tujuan Keuangan
Sejalan hal pertama, bila cicilan relatif murah, kamu bisa mengalokasikan pendapatan untuk hal lain. Misalnya untuk asuransi kesehatan, dana pendidikan anak atau dana pensiun.

Biasanya, kamu juga butuh dana untuk rekreasi atau menempuh pendidikan yang lebih tinggi. Di usia 30an, kamu juga mendapat kesempatan mendapat bunga kredit lebih murah. Sebab, dalam hitungan perbankan, masa produktifmu lebih panjang.

Bila dihitung dengan lebih cermat, kamu juga akan membayar pajak lebih murah. Bila kamu menginvestasikan uang di saham untuk kepentingan jangka panjang, kamu juga menanggung risiko yang cukup besar.

Pihak yang Tidak Sepakat

Membayar Lebih Mahal
Membayar KPR dengan jangka waktu panjang tentu membuatmu harus membayar lebih mahal. Di usia 30an, kamu bisa mengambil tenor KPR hingga 25 tahun. Melalui tenor tersebut, perbankan harus menanggung risiko lebih besar.

Risiko itu tentu dibebankan pada nasabah. Tenor pembiayaan sangat panjang juga membuatmu membayar dua kali lipat dibanding tenor kredit 10 tahun, misalnya.

Kamu harus bisa mempertimbangkan alternatif lain seperti meminjam uang tunai langsung dan menggunakannya untuk membayar uang muka. Demikian, cicilan dan tenor kredit bisa lebih pendek.

Punya Utang Jangka Panjang
Salah satu hal terbaik dan termudah agar sukses mengelola keuangan adalah membebaskan diri dari utang. Memiliki utang, secara simultan akan membuatmu kehilangan banyak hal dalam penghasilan.

Bila selama 25 tahun terus dililit utang, kamu tak akan memiliki simpanan yang cukup untuk pensiun.

Jadi, bagaimana menurutmu?