Banyak Perusahaan Mulai Pakai Robot untuk Cari Tenaga Kerja

Banyak Perusahaan Mulai Pakai Robot untuk Cari Tenaga Kerja

Saat ini nampaknya menjadi era kecerdasan buatan (artificial intelligent/AI). Setelah adopsi AI dalam bentuk chatbot, kini teknologi ini juga sudah mulai dipakai untuk proses pencarian tenaga kerja sebuah perusahaan.

Senior Customer Success Manager Kata.ai Danny D. Kosasih bilang, ke depan AI akan mengubah proses rekrutmen tenaga kerja. Nantinya, tahap awal rekrutmen akan dimulai dengan pengisian serangkaian data.

Kemudian, dilanjutkan tahap psikotes untuk melihat kecocokan karakter calon karyawan dengan posisi yang dilamar.

"Unilever misalnya, perusahaan ini sudah menggunakan AI dalam rekrutmen kerja. Jadi, calon karyawan tak perlu lagi mengisi banyak pertanyaan dan tes. AI akan memindai kandidat untuk menilai kecocokannya," sebut Danny di Social Media Week 2017.

Untuk menjadi karyawan di Unilever, kamu cukup mengajukan lamaran melalui Laman LinkedIn. Setelah itu, kamu bisa bermain neuroscience yang terdiri dari 12 tahap permainan untuk mengukur kemampuan kognitif dan neuroscience.

Permainan ini juga akan mengukur kemampuan fokus, daya ingat, kecerdasan emosi dan kemampuan mengukur risiko. Setelah itu, kamu akan melakukan wawancara dengan HireVue.

Wawancara ini kamu lakukan melalui ponsel pintar atau kamera di komputer jinjing. HireVue adalah sebuah robot yang mengadopsi teknologi AI. Jawaban-jawaban yang kamu sampaikan nantinya menjadi bahan analisis robot tersebut.

Bila sesuai, kamu akan mendapat undangan untuk melakukan wawancara langsung. Unilever di Amerika Utara sudah mencoba langkah ini dan dianggap berhasil. Rencananya, cara ini akan diadopsi Unilever di 68 negara lain.

Berkat teknologi ini, manajer SDM Unilever bisa mendapat calon kandidat yang tepat dengan lebih efisien dan efektif.

Bagaimana menurutmu?

MORE FROM MY SITE