Benarkah Gaji Tenaga Penjual Lebih Besar dari Profesi Lain?

Benarkah Gaji Tenaga Penjual Lebih Besar dari Profesi Lain?

Dari sekian banyak bidang, mayoritas orang supersukses mengawali karier sebagai tenaga penjual (sales). Profesi tersebut mampu memberi pelajaran mengenai penjualan, pemasaran serta penentuan target.

Di dunia profesional, tenaga penjualan akhirnya kerap mendapat bayaran lebih tinggi dibanding ahli di bidang lain, termasuk teknologi informasi. Padahal, maraknya digitalisasi membuat pekerjaan berbasis teknologi menjadi idaman.

Dalam tulisannya di Forbes, CEO SafeGraph Auren Hoffman mengatakan, “Teknisi memiliki kinerja yang lebih baik dibanding tenaga penjual sehingga kebutuhan teknisi menjadi lebih sedikit dibanding tenaga penjual. Hal ini, anehnya malah membuat tenaga penjual dibayar lebih tinggi dibanding karyawan lain”.

Meski produktivitas tidak bertambah, bayaran tenaga penjual terus mengalami peningkatan karena beberapa hal. Yakni, semakin sedikit orang ingin menjadi tenaga penjual karena ada risiko PHK, kemudian pekerjaan yang memang berat.

“Jadi, satu-satunya jalan bagi perusahaan untuk mendapat tenaga penjual adalah dengan memberikan gaji yang besar,” ungkap Auren. Meski demikian, Auren mengakui bahwa jarak pendapatan antara tenaga penjual dan teknisi semakin tipis seiring waktu.

Sebab, tren yang terjadi adalah, teknisi saat ini semakin produktif dan mampu bekerja diluar tugas utama mereka. “Seiring membesarnya perusahaan, pendapatan per teknisi pun akan ikut meningkat,” pungkasnya.

MORE FROM MY SITE