Cara Memastikan Remote Working Bisa Berjalan Optimal

Cara Memastikan Remote Working Bisa Berjalan Optimal

Menurut laporan State of Work Productivity, 65% pekerja kantoran berpikir bahwa kerja jarak jauh (remote working) akan meningkatkan produktivitas. Forbes juga menulis, dua dari tiga manajer responden membenarkannya.

Akibat pulang-pergi kantor dan rumah, Amerika Serikat (AS) rugi US$1,8 triliun per tahun karena kurangnya produktivitas karyawan. Karena itu, sistem kerja jarak jauh dianggap menjadi salah satu tren kerja di masa depan.

Sebagai pemilik bisnis, kamu perlu mulai melihat tren ini karena bisa meningkatkan produktivitas, tingkat kesehatan dan kebahagiaan karyawan. Pakar karier Monica Zent pun menyarankan untuk mengajukan beberapa pertanyaan ini untuk memastikan kerja jarak jauh bisa berjalan maksimal.

Apakah kamu paham semua tanggung jawabmu?

Sebelum menerapkan sistem kerja jarak jauh, Monica menyarankan untuk membuat deskripsi pekerjaan dengan detail. Seperti dilansir Inc-Asean, Monica memintamu juga menuliskan kriteria seperti menaikkan penjualan. Tulislah bagaimana prosesnya, apa yang harus dilakukan dan sebagainya.

Apa Motivasimu?

Beri motivasi bagi pekerja jarak jauh sebab banyak godaan yang menghampiri. Mengetahui motivasi karyawan dan cara dia mencapai kesuksesan akan membantumu mendapatkan hasil maksimal dari sistem kerja jarak jauh ini.

Apakah sebelumnya pernah melakukan pekerjaan ini?

Kunci pertanyaan ini adalah mencari tahu kesuksesan masa lalu karyawan atau calon karyawan. Dari jawaban karyawan, kamu bisa menentukan apakah karyawan itu bisa bekerja maksimal dengan sistem kerja jarak jauh.

Apakah memiliki tempat yang sepi untuk bekerja?

Anak, hewan peliharaan atau tetangga yang berisik bisa menjadi gangguan kerja dari rumah. Bila karyawan tak punya ruang khusus, mereka mungkin memilih kafe atau tempat lain yang relatif sepi untuk kerja. Bila ada inisiatif semacam ini, sistem kerja jarak jauh bisa berhasil.

Apakah kamu merasa nyaman dengan waktu sendiri?

Kelemahan kerja di rumah adalah isolasi sosial. Padahal, salah satu sumber kebahagiaan adalah interaksi sosial. Untuk seseorang yang baru mulai bekerja, hal itu bisa menyiksa. Karena itu, sesekali tawarkan untuk bertemu dan bekerja bersama di ruang kerja bersama.

Apakah kamu jenis orang yang optimistis?

Kamu tidak akan mendapat jawaban langsung atas pertanyaan ini. Namun setidaknya, kamu akan lebih mengenal karakternya. Optimisme adalah kunci motivasi. Kamu tidak bisa termotivasi jika selalu berpikir tidak akan pernah bisa melakukannya.

MORE FROM MY SITE