Cara Mudah Amankan Data Pribadi & Perbankan dari Penjahat

Cara Mudah Amankan Data Pribadi & Perbankan dari Penjahat
Cara Mudah Amankan Data Pribadi & Perbankan dari Penjahat

Penjahat bisa melakukan bermacam cara untuk mendapat apa yang ia inginkan. Saat ini, data perbankan perorangan juga menjadi incaran mereka. Oleh karena itu, menjadi penting untuk menjaga kerahasiaan data perbankan tersebut.

Sekretaris Perusahaan PT Bank Central Asia Tbk (BCA) Jan Hendra pun mengimbau agar nasabah dan masyarakat waspada terhadap modus penipuan yang mengatasnamakan BCA.

Jan juga menghimbau untuk menjaga kerahasiaan data seperti PIN dan nomor CVV (Card Verification Value) kartu kredit/debit. Sebab, lanjut Jan seperti dilaporkan JPNN, penjahat akan menggunakan data tersebut sebagai kunci untuk mengakses data perbankan nasabah.

"Pemegang kartu kredit/debit tidak boleh dengan mudah memberi salinan nomor PIN dan nomor CVV serta data pribadi penting lain pada pihak lain," ujar Jan. Lebih rinci, kamu bisa mengikuti panduan berikut agar terhindar dari penipuan.

Waspadai Permintaan Data Diri dan Perbankan

Bila ada pihak tertentu meminta data pribadi seperti nomor KTP, tanggal lahir dan nama gadis ibu kandung atau data perbankan seperti nomor CVV kartu debit/kredit dan PIN, maka jangan berikan data tersebut. Sebab, bank tidak meminta data tersebut melalui sarana apapun.

Jangan Gunakan Tanggal Lahir Sebagai PIN

Karena tanggal lahir mudah dilacak, entah kamu menulisnya di laman media sosial atau pernah menyebarkan profil dan biodata secara tak sengaja secara digital, maka hindari membuat PIN dengan data itu. Pastikan PIN tidak mudah ditebak.

Hindari Wi-Fi Umum untuk Transaksi

Koneksi Wi-Fi umum tak memiliki tingkat keamanan yang kuat. Data dan informasi penting kartu kredit/debit bisa dicuri, diambil dan disalahgunakan. Karenanya, hindari koneksi otomatis atas Wi-Fi umum dan gunakan Wi-Fi pribadi untuk transaksi.

Selalu Pastikan Validitas Data Penjual

Jangan mudah memberi 16 nomor kartu kredit untuk melakukan pembayaran. Bila kamu mendapat tawaran dari produk atau merchant lewat telepon, surat, surat elektronik, internet, atau aplikasi tertentu, pastikan tawaran itu datang dari sumber resmi dan berikan data dan informasi diri sewajarnya.

Pastikan Tidak Ada Gesek Ganda Kartu Kredit

Pastikan kasir atau petugas toko hanya melakukan gesek sekali untuk tiap pembayaran. Gesek ganda hanya dilakukan bila transaksi gagal dan dapat dibuktikan.

Lapor Pihak Bank Bila Ada Hal Mencurigakan

Bila kamu ragu dengan transaksi internet atau mobile banking, atau transaksi yang meminta informasi penting tentang diri dan data perbankan, sebaiknya segera hubungi call center bank penerbit. Pastikan juga bahwa call center memang resmi untuk menghindari call center palsu.

MORE FROM MY SITE