Perbankan Syariah pun Mulai Sediakan Uang Elektronik
A- A+

Menilik kehidupan sehari-hari, uang elektronik kini hampir tak bisa lepas dari kehidupan seseorang. Langkah pemerintah mendorong penggunaan uang elektronik nampaknya sudah memperlihatkan hasil. Uang elektronik sudah menjadi gaya hidup baru.

Bila selama ini uang elektronik berasal dari bank konvensional, kini bank syariah pun sudah mulai menyediakan uang elektronik. PT Bank BCA Syariah (BCAS) nampaknya menjadi bank syariah pertama yang menunjukkan dukungan pada Gerakan Nasional Nontunai (GNNT) melalui uang elektronik.

“Untuk pertama kalinya, ada bank syariah masuk ke bisnis uang elektronik. Bagi BCA, ini menambah jumlah bank yang melakukan kerja sama Flazz, dan bagi bank syariah, BCAS menjadi bank pertama yang mempunyai layanan Flazz,” ujar Direktur BCA Suwignyo Budiman.

Langkah tersebut, kata Presiden Direktur BCAS John Kosasih, merupakan bentuk kesiapan BCAS menghadapi perubahan teknologi sekaligus bentuk inovasi produk dan layanan.

“Produksi uang tunai relatif mahal dan pengelolaannya pun sulit. Berbeda, uang elektronik lebih mudah, murah dan efisien,” katanya di peluncuran Flazz BCA Syariah. John mengaku, untuk tahap awal, pihaknya sudah memproduksi 1.000 kartu.

“Untuk jangka panjang, perkiraan kami mampu mencetak sebanyak 10.000 kartu hingga akhir 2018,” kata John. Pemegang kartu Flazz BCA Syariah nantinya bisa melakukan transaksi layaknya Flazz BCA.

Mulai dari sarana pembayaran transportasi umum, pembayaran parkir, pembelian BBM di SPBU, pembelian makanan dan minuman, pembayaran belanja, rekreasi hingga pembayaran tol.

"Pengguna Kartu Flazz BCA Syariah bisa melakukan transaksi atau topup di seluruh merchant Flazz BCA, termasuk mengikuti program dan penawaran menarik dari Flazz," tambah Suwignyo.

Kartu Flazz BCA Syariah perdana hadir dalam tiga tema desain, yakni gaya hidup, transportasi, dan edisi khusus “Persembahan” yang menyesuaikan dengan karakter nasabah.

Sebagai informasi, jaringan Flazz sudah tersebar luas di 22 kota di Indonesia dan didukung lebih dari 80.000 merchant.

"Kami harap nasabah BCA Syariah makin terbiasa menggunakan instrumen nontunai ini untuk mempercepat cita-cita menuju Less Cash Society," pungkas John.