Sudah Membuat Resolusi 2018? Ini Panduan Dari Pakar Bisnis UKM

Sudah Membuat Resolusi 2018? Ini Panduan Dari Pakar Bisnis UKM

Tahun baru identik dengan resolusi baru. Selain resolusi pribadi, kamu yang sudah punya usaha rintisan juga perlu membuat resolusi untuk bisnis. Pakar manajemen Kimberly de Silva memberi beberapa contoh resolusi yang bisa membuat bisnis menjadi lebih baik.

Belajar Mendelegasikan Pekerjaan

Sebagai pemilik bisnis, mungkin kamu ingin mengerjakan semua hal. Dari merancang konsep bisnis, produksi, penjualan dan keuangan. Hal ini tentu akan membuatmu lelah. Mendelegasikan pekerjaan bisa menjadi salah satu solusi agar kamu juga punya waktu luang untuk menyeimbangkan hidup.

Untuk memulainya, pastikan terlebih dahulu staf yang kamu miliki mendapat pelatihan yang cukup sehingga mampu menyelesaikan semua pekerjaan. Kemudian, komunikasikan pekerjaan itu pada mereka dengan baik. Pastikan pula memberi tenggat waktu yang jelas dan masuk akal.

Lebih Efektif Kelola Arus Kas

Arus kas (cashflow), kata Kimberly di Entrepeneur, merupakan hal krusial dalam bisnis. Karena, baik buruknya pengelolaan arus kas, akan menentukan nasib bisnismu. Hasil penelitian US.Bank menemukan, 82% usaha rintisan dan bisnis skala kecil hancur karena pengelolaan arus kas yang buruk.

Ambil Langkah Meningkatkan Keterampilan Digital

Bila hingga saat ini kamu masih belum punya daftar surat elektronik konsumen, mulailah menyusun daftar ini di tahun depan. Ambil ini langkah ini sebagai salah satu bagian digitalisasi.

Belajar Hal Baru

Hal baru ini bisa terkait bisnis atau tidak. Kegiatan semacam ini bisa menjadi satu dimensi yang membuat hidup menarik dan menjaga keseimbangan kerja dan hidup. Langkah in juga dapat membuatmu keluar dari zona nyaman dan bertemu orang baru.

Membuat Strategi Bisnis

Perencanaan adalah hal penting. Sedangkan menjalankan bisnis bisa menyita waktu dan membuatmu tak sempat menyusun rencana. Karena itu, Kimberley menyarankan untuk segera menyusun target bulanan, tiga bulan atau setengah tahun dan lakukan evaluasi mengenai perkembangan targetnya.

Buang Hal Tidak Penting

Setelah menyusun strategi bisnis dan evaluasi, bagaimana penjualanmu? Bila ternyata penjualan masih tidak bagus karena ada produk yang buruk, kamu bisa segera menggantinya. Jangan ragu mencoba gaya dan strategi baru.

Konsisten Promosikan

Karena skala masih kecil, seringkali strategi pemasaran bukan menjadi prioritas. Kamu mungkin hanya akan fokus pada pengalaman konsumen. Untuk mendapat pelanggan baru, promosi bisa menjadi langkah penting. Kamu bisa menyusun strategi pemasaran sendiri atau menggunakan jasa ahli.

Semoga sukses!

MORE FROM MY SITE