Sudah Saatnya Adopsi Chatbot untuk Pertahankan Pelanggan
A- A+

Pelanggan masa kini memang sangat sadar pada teknologi. Sebab, teknologi membuat pekerjaan mereka makin mudah dan sederhana. Untuk urusan komunikasi pun, teknologi sudah mengalami perkembangan pesat.

Robot pun kini menjadi andalan baru untuk urusan tersebut. Banyak pihak meyakini bahwa teknologi bernama chatbot ini mampu membantu perusahaan berkomunikasi dengan pelanggan secara lebih efisien dan efektif.

Menurut CEO dan Co-Founder Kata.ai Irzan Raditya, chatbox sangat mengandalkan kecerdasan buatan (artificial intelligent).

Irzan melanjutkan, memadukannya dengan Natural Linguistick Program (NLP), chatbot pun menjelma menjadi sebuah layanan dengan segudang manfaat.

Jadi, robot akan menjawab semua kebutuhan pelanggan secara instan, bahkan bisa membantu mereka mengajukan aplikasi sesuatu.

Di dunia perbankan, salah satu perusahaan yang sudah mengadopsi teknologi ini adalah PT Bank Central Asia Tbk (BCA) melalui asisten virtual Vira. Senior Vice President BCA Martinus Robert Winata menyebutkan, teknologi ini memberi perubahan pada layanan perbankan.

Pada beberapa dekade lalu misalnya, phone banking menjadi salah satu layanan pelanggan paling mutakhir. Kini, teknologi tersebut sudah digantikan chatbot yang lebih mutakhir.

"Vira adalah yang pertama. Di Indonesia, chatbot juga paling sesuai karena masyarakat kita lebih suka mengirim pesan dibanding menelepon," sebut Robert di Social Media Week 2017.

Melalui Vira, kata Robert, layanan dan komunikasi pelanggan bisa lebih mudah. Jadi, kamu bisa meminta bantuan Vira untuk mendapat informasi seputar promosi, kurs, suku bunga dan hingga aplikasi kartu kredit.

Jadi, kamu tak perlu lagi pusing untuk menelepon, cukup mengetiknya di ponsel. Ke depan, kata Robert, BCA akan terus meningkatkan kemampuan Vira, misalnya untuk cek mutasi rekening.

"Aspek keamanan juga menjadi salah satu fokus BCA.  Kami akan selalu memagari tiap percakapan di Vira dengan aspek keamanan," pungkasnya.