Sudah Saatnya Bisnis SPBU Menerima Pembayaran Nontunai
A- A+

Pemerintah sudah menggalakkan penggunaan uang elektronik sejak beberapa tahun terakhir. Melalui Gerakan Nasional Non Tunai (GNNT), pemerintah ingin adopsi pembayaran nontunai ini bisa dipakai semua lapisan masyarakat, termasuk entitas bisnis SPBU.

Bagi bisnis SPBU, sebenarnya dengan menerima pembayaran nontunai, penanganan uang tunai mereka mejadi lebih efisien. “Para pekerja di SPBU jadi bisa mengelola uang dengan efisien,” kata Ketua Himpunan Wiraswasta Minyak dan Gas Bumi (Hiswana) Migas DPD III Juan Tarigan pada Smart-Money.

Juan pun menyebutkan adanya keuntungan lain transaksi nontunai, yakni meminimalisir risiko kejahatan seperti uang palsu, perampokan atau bahkan pencurian di internal. “Tapi, prinsipnya, Pertamina sudah menekankan untuk pembayaran nontunai. Ini juga sejalan program pemerintah & Pertamina untuk transaksi nontunai,” katanya.

Di Hiswana DPD III sendiri yang membawahi area Jabodetabek, Serang dan Jawa Barat, Juan mengungkap, kurang lebih sebanyak 1.480 ribu SPBU sudah siap menerima pembayaran nontunai. Untuk transaksi nontunai ini, Hiswana bekerja sama PT Bank Central Asia Tbk (BCA).

“Kami, anggota dan organisasi, berkolaborasi dengan BCA supaya memudahkan konsumen melakukan pembayaran di SPBU,” katanya. Apalagi, kini ada nilai tambah yang diberikan BCA berupa fasilitas Tunai BCA.

Vice President (VP) BCA Liza L. Widyasari dan Assistant Vice president (AVP) BCA David Chandrawan menambahkan, melalui fasilitas Tunai BCA, kebutuhan belanja bahan bakar di SPBU & penarikan uang tunai bisa dilakukan dalam satu langkah tanpa biaya apapun.

Nasabah cukup datang dan berbelanja dengan kartu Paspor BCA di SPBU terdekat yang memasang logo Tunai BCA. Umumnya pengambilan dilakukan dalam jumlah kelipatan Rp 50 ribu dengan jumlah maksimal penarikan tunainya tergantung kesediaan uang atau berdasarkan ketentuan masing-masing SPBU.

Saat ini, rata-rata batas maksimum Tunai BCA di SPBU hingga Rp 500 ribu per transaksi. Bahkan, di beberapa merchant besar, ada yang mampu memberi sampai Rp 1 juta per transaksi. Untuk pembayaran pembelian SPBU pun bisa dilakukan secara nontunai bagi pengguna kartu debit berlogo PRIMA dengan transaksi melalui mesin EDC BCA.

Sebagai catatan, untuk transaksi dengan PRIMA Debit, tidak bisa menggunakan fasilitas tarik tunai. Namun, untuk transaksi nontunai tidak dikenakan biaya tambahan pada merchant. Untuk konsumen sendiri, perihal biaya sesuai kebijakan bank penerbit kartu debit.