Pilihlah Kesempatan, Bukan Passion

Pilihlah Kesempatan, Bukan Passion

Banyak yang bilang bahwa bekerjalah sesuai minat (passion) maka setiap hari kamu tak perlu bekerja, melainkan bermain. Sayangnya, kadang kenyataan kerap bertolak dengan harapan seseorang.

Bila dihadapkan pada pilihan apakah harus terus mengejar pekerjaan sesuai minat atau memilih bekerja pada kesempatan yang sudah di depan mata, mana yang kamu pilih?

Presiden Direktur BCA Jahja Setiaatmadja saat acara Career Talk di Balai Sidang Universitas Indonesia, 1 Oktober 2016 lalu menceritakan bahwa lebih baik untuk memilih menjemput kesempatan bekerja yang sudah ada di depan mata.

“Jangan terpaku pada minat. Karena, kesempatan tidak akan datang dua kali,” ujarnya.

Jadi, bila nanti diharapkan pada situasi seperti itu, Jahja menyarankan untuk menekuninya dengan baik. “Anggap langkah tersebut sebagai investasi pada diri sendiri. Selain itu, langkah tersebut akan membantu untuk bisa cepat mandiri,” katanya.

Jahja melanjutkan, bila di kemudian hari ternyata bisa bekerja sesuai minat, berarti itu adalah berkah. Bagi Jahja, ada beberapa hal lebih penting yang harus dilakukan ketika memulai karier.

“Hal terpenting adalah, ciptakan pertemanan yang baik, bangun jejaring yang kuat, kemudian bekerjalah secara maksimal. Bila kondisi sudah kondusif, bekerja pun akan menjadi menyenangkan. Dalam kondisi semacam ini, bekerja berapa lama pun tidak akan terasa,” pungkasnya.

MORE FROM MY SITE