Tak Perlu Bingung Tentukan Arah Berkarier
A- A+

Lulus kuliah menandai pencapaian baru dalam hidup. Momen ini juga menjadi awal langkahmu masuk ke dunia profesional yang penuh tanggung jawab dan risiko. Namun pertanyaannya adalah, sudah tahukah kamu arah karier yang ingin kamu tempuh?

Memilih pekerjaan dan karier memang tidak mudah. Namun, profesor manajemen Sydney Finkelstein dari Tuck School of Business di Dartmouth College, Amerika Serikat memberi beberapa panduannya.

Memilih Jalan yang Tepat
Pesatnya perkembangan industri juga membuat banyak kesempatan bermunculan. Saat ini, bidang robotika, bioteknologi, kecerdasan buatan atau energi terbarukan mengalami pertumbuhan yang cepat dibanding sektor ritel, manufaktur atau bahkan keuangan.

Penyebabnya, ada banyak pemain baru di industri keuangan sehingga kesempatan yang ada makin sedikit. Selain itu, globalisasi dan teknologi juga membuat sektor ritel menjadi kurang menarik dibanding industri lain.

Karena itu, penting bagimu memetakan jalan yang sesuai minat, bakat dan tren bisnis ke depan.

Jujur pada Diri Sendiri
Sebelum masuk ke dunia profesional, lakukan evaluasi diri. Cari tahu pekerjaan apa yang kamu nikmati, apakah duduk seharian di depan komputer atau media sosial? Ingat, betapapun menarik suatu pekerjaan, sukses bukanlah proses singkat.

Bidang tertentu mungkin menarik perhatianmu. Namun, untuk sukses butuh kapabilitas dan reputasi. Setelah sampai titik tersebut, pertahankan reputasi tersebut untuk bertahan atau tampak menonjol.

Memiliki Strategi
Bila kamu berada dalam kondisi akan lulus namun belum punya rencana, Sydney seperti dikutip BBC Indonesia menyarankan, segera buat strategi baru. Kamu bisa aktif berbagai proyek dan aktivitas seperti bergabung dalam komunitas atau klub.

Bila memungkinkan, dirikan klub sendiri. Kamu juga bisa menambah pengalaman dengan magang. Tiap tahun, kamu bisa menambah pengalaman di berbagai bidang industri untuk mendapat pengalaman di beberapa industri berbeda.

Apapun yang kamu lakukan, jangan menunggu kesempatan datang. Kejar kesempatan untuk masa depan dan terus cari kesempatan mengembangkan diri.

Cerdas
Fokus pada kemampuan yang penting untuk masa depan yang tak tergantikan mesin. Sebab, hasil sebuah survei mengungkap, dalam lima tahun ke depan, di AS ada 50% pekerjaan yang akan hilang karena teknologi.

Salah satunya adalah petugas perawatan (maintenance) alat produksi dan customer service di perbankan. Menurut World Economic Forum di 2016, beberapa kemampuan yang akan terus berguna di masa depan adalah penyelesaian masalah kompleks, berpikir kritis, kreatifitas, manajemen orang dan kecerdasan emosional.

Bagaiaman? Sudah siap menghadapi karier impian? Semoga berhasil!