Jangan Asal Menetapkan 'Brand Ambassador'

brand ambassador
brand ambassador

Salah satu cara membuat sebuah merek makin dikenal di khalayak adalah dengan menggunakan brand ambassador (BA). BA akan menjadi agen bagi sebuah merek untuk meningkatkan awareness. Namun, pemilihan BA tidak boleh asal.

Sebagai pemilik bisnis, kamu bisa belajar dari perusahaan rintisan marketplace fesyen Zilingo yang baru saja tampil dengan memperkenalkan Pevita Pearce sebagai BA mereknya. Di balik penunjukkan Pevita sebagai BA, ada misi strategis dari Zilingo.

Selain cantik, perusahaan rintisan itu memiliki beberapa alasan hingga akhirnya memilih Pevita sebagai BA untuk masuk ke pasar Indonesia yang sedang tumbuh ini.

"Sebagai artis, Pevita bukan hanya berbakat, juga prospektif. Selain cantik, Pevita juga pintar dan mampu bersikap membumi," ujar Co-Founder & CEO Zilingo Ankiti Bose seperti dikutip Marketeers.

Dalam berbisnis, Zilingo memiliki bidikan pasar pada segmen usia 16-35 tahun. Rentang usia tersebut adalah rentang usia mereka yang mudah bosan dengan tren fesyen, punya identitas tersendiri dan ingin mengekspresikan gayanya.

Gambaran target inilah yang akhirnya membuat Zilingo memilih Pevita sebagai BA. Pevita dinilai memiliki percaya diri tinggi dan berani memberi statement lewat gaya-gayanya. Dalam memilih busana, Pevita mencari berdasarkan kecocokan dengan tubuhnya dan kenyamanan menjadi salah satu kuncinya.

"Kami lihat Pevita punya gaya fesyen beragam dan sering berganti-ganti. Dia bisa berpakaian sporty, feminin dan yang lainnya. Pevita pun mampu mengekspresikan diri dengan fesyen yang ia gunakan, dan ini adalah semangat yang sama dengan Zilingo," pungkas Ankiti.

MORE FROM MY SITE