Berada di Peringkat Tambun, Warga RI Perlu Banyak Baca
A- A+

Salah satu cara termudah untuk mendapatkan ilmu pengetahuan adalah melalui buku. Sayangnya, budaya membaca nampaknya belum menjadi budaya bagi kebanyakan warga Indonesia. Hal ini  terbukti dari peringkat dunia membaca yang diperoleh Indonesia.

Dari 61 negara yang ada, Indonesia menempati urutan ke 60 dalam The World’s Most Literate Nations (WMLN). Dalam hasil studi yang dilakukan Presiden Central Connecticut State University, New Britain Jhon W. Miller.

Dalam daftar tersebut, negara-negara Nordic menempati peringkat teratas seperti Finlandia, Islandia, Denmark, Swedia dan Norwegia. Sedangkan di Asia, peringkat teratas dipegang Korea Selatan (22), Jepang (32), Singapura (36), China (39), Malaysia (53), Thailand (59) dan Indonesia (60).

Penilaian ini berdasarkan banyak variabel seperti jumlah perpustakaan, koran, sistem pendidikan (input), sistem pendidikan (output) dan ketersediaan komputer. Hal ini pula yang menjadi alasan Perpustakaan Nasional RI melakukan beberapa program untuk meningkatkan minat baca.

Seperti mengangkat Najwa Shihab sebagai Duta Baca Indonesia periode 2016-2021. Kemudian ada pula gerakan literasi sekolah dari Menteri Pendidikan Nasional RI.