Cara Ini Juga Bisa Meminimalkan Risiko Skimming

keamanan
keamanan

Beberapa waktu lalu, pemberitaan mengenai kejahatan skimming kembali marak. Banyak nasabah menjadi korban sehingga uang mereka hilang tanpa sepengetahuan. Untuk menangkal kejahatan ini, ada beberapa cara bisa kamu lakukan.

Cara pertama adalah dengan mengganti kartu debit berteknologi garis magnetik (magnetic stripes) yang kamu miliki dengan kartu debit berteknologi cip (Chip). Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pun sudah meminta agar bank mempercepat proses migrasi ke kartu cip.

"Bank Indonesia (BI) selaku regulator sistem pembayaran bersama OJK sudah memutuskan bahwa migrasi kartu ATM ke cip harus dipercepat. Kami meminta bank untuk segera melaksanakan migrasi tersebut," kata Anggota Dewan Komisioner OJK Bidang Perlindungan Konsumen Tirta Segara seperti dilaporkan Detik.

Selain menggunakan kartu cip, kamu juga bisa memanfaatkan teknologi tarik tunai tanpa kartu yang sudah disediakan beberapa bank. Salah satunya adalah PT Bank Central Asia Tbk (BCA) melalui aplikasi BCA mobile yang dapat diunduh di Android PlayStore dan Apple AppStore.

Melalui aplikasi ini, kamu bisa mengakses layanan bank tanpa kartu melalui aplikasi, khususnya layanan 'tarik tunai' dan melakukan tarik tunai di mesin ATM terdekat. Karena kamu tidak memasukkan kartu ATM dalam proses ini, maka kecil kemungkinan kamu terpapar risiko skimming.

Sekretaris Perusahaan BCA Jan Hendra juga memberi beberapa kiat menghindari modus kejahatan yang dapat mengancam nasabah. "Kami selalu mengimbau agar nasabah dan masyarakat mewaspadai berbagai modus penipuan dan menjaga kerahasiaan data perbankan," kata Jan belum lama ini.

Ia mengungkap, pemegang kartu kredit atau debit tidak boleh dengan mudah memberi salinan nomor PIN dan CVV serta data pribadi pada pihak lain. Selanjutnya, hindari pula penggunaan tanggal lahir sebagai PIN dan hindari transaksi dengan sambungan wifi publik yang tak terjamin keamanannya.

"Jangan lupa, pastikan juga kartu hanya digesek sekali ketika melakukan transaksi dengan EDC di toko. Bila ada hal mencurigakan, segera hubungi call center," pungkasnya.

MORE FROM MY SITE