Cara Negosiasi Gaji Selama Wawancara Kerja (2)

Cara Negosiasi Gaji Selama Wawancara Kerja (2)

Setelah mempelajari cara pertama untuk persiapan negosiasi gaji dalam wawancara kerja, berikut kiat selanjutnya.

Mengelak

Negosiasi gaji bisa seperti permainan siapa yang berkedip lebih dulu. Gunakan ungkapan diplomasi dengan baik, misalnya, ‘Untuk urusan gaji saya fleksibel. Posisi dan potensi pertumbuhannya jauh lebih penting bagi saya dibanding kompensasi. Maukah kamu berbagi informasi mengenai kisaran gaji kotor di perusahaanmu untuk posisi ini?’.

Ada dua kemungkinan respons, perusahaan akan mengikuti kemauanmu atau menempatkanmu kembali ke kursi panas dan menyatakan bahwa mereka menjadi orang pertama yang memulainya.

Ukur situasi

Bila kamu mengira bahwa permintaan gajimu terlalu tinggi, masukkan faktor kompensasi lainnya. Bila gajimu ternyata berada jauh di bawah standar, jelaskan mengapa.

“Mungkin kamu sedang menanggung tanggung jawab yang lebih besar baru-baru ini dan belum tercermin dalam gajimu saat ini, atau perusahaan sedang melakukan efisiensi,” kata ahli karier Lynn Taylor.

Taylor bilang, kamu tak ingin SDM meyakini bahwa kamu tak memenuhi syarat. Hal ini akan menambahkan kedalaman pada konteks jawabanmu. Dari pada menyebutkan secara ringkas besar gaji dan menceritakan kekuatan yang kamu miliki serta menanyakan hal lain pada SDM.

Awasi pewawancara

Ingat, ini merupakan salah satu kesempatan untukmu menilai manajer perekrutan perusahaan incaranmu.

“Apa mereka memberimu kesempatan menjelaskan tujuan yang lebih besar dari sekadar gaji atau penilaian yang terburu-buru? Atasan yang baik akan mendengarkan tujuan jangka panjangmu dengan antusias. Sedangkan atasan yang buruk akan membatalkan wawancara begitu tahu permintaan gajimu melebihi anggaran,” paparnya.

Jujur

Selalu berikan jawaban jujur pada manajer perekrutan. Namun, ini bisa menjadi latihan yang baik untuk bilang, “Kompensasi memang penting. Namun saya juga mencari faktor lain dalam pekerjaan baru saya, seperti potensi pertumbuhan dan perubahan yang bisa terjadi. Bila kamu bisa memberi tahu saya anggaranmu, mungkin kita bisa mendiskusikannya”.

Jangan berbohong

Apa pun yang kamu lakukan, jangan berbohong atau melebih-lebihkan gajimu saat ini. Hal ini bisa berakibat fatal bila perusahaan melakukan sedikit penyelidikan mengenai gajimu.

“Kamu bisa kehilangan kesempatan dan hal ini akan merusak reputasi profesionalmu,” ujar Taylor.

Jaga hasrat untuk pekerjaanmu

Menceritakan lebih lanjut mengenai hasratmu terhadap posisi baru yang kamu incar bisa membantumu memiliki posisi kuat dalam negosiasi. Kamu akan mendapat perhatian mereka dan daya tawarmu menjadi lebih maksimal.

Jadi, siapkan diri dan strategi agar kalian bisa satu visi.

MORE FROM MY SITE