Catatan Harian Sang Miliarder Ketika Hidup Miskin
A- A+

Nama John Paul DeJoria mungkin terdengar asing di telinga sebagian orang. Namun, ia adalah salah satu miliarder terkaya di dunia. Selain itu, ia merupakan sosok yang berhasil mengubah hidupnya dari tidak ada menjadi bisa memiliki apa pun yang ia mau.

Sebelum memiliki bisnis tequila Patron dan produk perawatan rambut John Paul Mitchell Systems dengan kekayaan US$ 3,1 miliar (Rp43,6 triliun), John tinggal di rumah sempit di masa kecilnya.

Bahkan, dalam kariernya, ia pernah beberapa kali dipecat seperti dilaporkan Business Insider. John juga pernah mengumpulkan botol-botol bekas untuk ditukarkan dengan uang demi menghidupi anaknya yang saat itu masih berusia tiga tahun.

Lahir di keluarga miskin membuat John merasakan berat dan sulitnya mencari uang, bahkan sejak ia masih anak-anak. Pengalaman pertama John dengan uang adalah ketika ia berusia sekitar lima atau enam tahun.

Kala itu, ibunya memberi John dan kakaknya uang masing-masing 10 sen. Ibu John meminta keduanya menyumbangkan uang tersebut ke kotak Salvation Army. John mengaku, saat itu 10 sen merupakan jumlah uang yang sangat banyak karena keluarganya hidup dalam kondisi sangat memprihatinkan.

“Namun saya dengan cepat belajar rasanya memberi pada orang lain dan pada mereka yang butuh sedikit bantuan dari tangan orang lain,” ujar John.

John mengaku, perasaan yang ia rasakan saat itu sangat luar biasa dan merupakan pengalaman yang mengubah hidupnya selamanya. Kini, John memiliki lebih dari sekadar 10 sen untuk berbagi.

Meski sudah 65 tahun berlalu, perasaan berbagi saat itu tak pernah hilang dari dirinya.

“Ada saat di mana saya kembali merasakan perasaan tersebut. Saat itu saya membantu Mobile Loaves & Fishes membangun rumah dan kebun bagi mereka yang membutuhkan tempat tinggal dan makanan,” ujarnya.

Hingga kini, John masih memegang prinsip untuk membantu orang lain dan berbagi dan hal tersebut membuatnya merasa sangat berguna.