Hore! Aturan Belanja dari Luar Negeri Kini Lebih Longgar

Hore! Aturan Belanja dari Luar Negeri Kini Lebih Longgar

Buat kamu yang hobi pergi ke luar negeri untuk berbelanja, ada kabar baik untukmu. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati baru saja menaikkan nilai pembebasan bea masuk untuk barang pribadi yang dibawa melalui pesawat.

Bila sebelumnya nilai barang maksimal barang tersebut hanya US$250 (sekitar Rp3,3 juta dengan kurs Rp13.500), kini pemerintah menaikkannya menjadi US$500 (Rp6,75 juta). Bila belanjaan di atas US$500, maka akan dikenakan bea masuk sebesar 10% dari nilai barang.

Misal, kamu membawa barang seharga US$750. Maka, bea masuk yang harus kamu bayar adalah 10% dari US$250. Lalu, barang pribadi apa saja yang bisa kamu bawa pulang untuk dipakai sendiri?

"Barang bawaan penumpang yang sudah ditetapkan pemerintah terutama oleh BPOM (Badan Pengawasan Obat dan Makanan) seperti obat-obatan, vitamin, suplemen, kosmetik, minuman kesehatan dan makanan olahan itu juga dilakukan relaksasi," kata Sri Mulyani dikutip liputan6.com.

Dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) pengganti Nomor 188/PMK.04/2017 tentang Impor Barang yang Dibawa oleh Penumpang, Awak Sarana Pengangkut, Pelintas Batas dan Barang Kiriman, pemerintah mengatur beberapa bawaan dengan lebih detail.

Pakaian misalnya, satu orang hanya diperbolehkan membawa maksimal 10 potong. Sedangkan barang elektronik seperti ponsel pintar dan arloji maksimal dua barang. Barang-barang lain seperti tas diperbolehkan membawa tiga barang per orang.

"Dalam PMK baru ini, kami menghapus istilah keluarga. Dulu satu keluarga US$1.000. Sekarang setiap orang US$500. Namun, jangan sampai nanti beli tas yang harganya US$2.000 dibagi empat," tegas Sri Mulyani.

Pemerintah menargetkan revisi aturan ini berlaku mulai 28 Januari 2018.

Menarik, bukan?

MORE FROM MY SITE