Jebakan Ini Bisa Membuatmu Miliki Gaya Hidup Konsumtif (1)

konsumtif
konsumtif

Tiap orang tentunya memiliki gaya hidup masing-masing. Ada yang memang sadar akan kondisi keuangannya. Ada pula yang tidak. Ada lagi, sadar pada kondisi keuangannya namun tetap menjalani gaya hidup konsumtif dengan alasan beragam.

Hal ini pula yang membuat salah satu orang terkaya di dunia, Warren Buffett menyindir orang-orang tersebut dan mengatakan, "Jika kamu membeli hal yang tak kamu butuh, dalam waktu cepat, kamu harus menjual hal yang kamu butuhkan".

Tak ada yang salah dengan membeli barang yang kamu inginkan, asal kamu punya kendali penuh. Jangan hanya karena ingin tampil keren, kamu berusaha keras untuk membeli barang bermerek bagaimana pun caranya, bisa jadi melalui utang.

Bisa jadi, beberapa alasan ini adalah penyebab kamu memiliki hidup konsumtif seperti ditulis Marketeers.

Jaga Reputasi

Tak sedikit orang tak mau kalah dengan teman atau tetangga, dalam hal penampilan atau kepemilikan barang. Misal, teman punya gawai (gadget) baru. Agar tidak ketinggalan zaman, kemudian kamu juga membeli gawai baru yang sebenarnya tidak kamu butuh.

Ingin Diterima

Beberapa orang memiliki ketakutan bahwa lingkungannya tidak bisa menerimanya. Karenanya, bisa jadi ia akan mengikuti gaya hidup mereka yang mungkin lebih mahal. Alhasil, langkah ini akan menghabiskan terlalu banyak uang untuk makan siang dan belanja, misalnya untuk bisa diterima di kelompok atau lingkungan itu.

Belanja Impulsif

Pergi berbelanja tanpa daftar belanjaan adalah hal buruk. Sebab, secara tak sadar, bisa jadi kamu akan membeli barang yang sebenarnya tidak kamu butuh karena merasa barang itu menarik. Inilah yang dinamakan belanja impulsif.

Bersambung ke bagian kedua untuk melihat jebakan lainnya.

MORE FROM MY SITE