Keluar dan Pindah Kerja Tak Selalu Menjadi Keputusan Terbaik
A- A+

Sering melirik jam dinding menunggu waktu pulang? Ada kemungkinan kamu tidak bahagia di kantor. Alhasil, kamu menyebar CV ke berbagai perusahaan dan terus mencari lowongan kerja. Sayangnya, panggilan wawancara pun tak kunjung datang.

Sebenarnya, tetap bertahan selama enam bulan sampai dua tahun di perusahaan bukanlah hal buruk. Sebab, terlalu cepat memutuskan pindah kerja tak selamanya memberi dampak positif.

Seperti dilansir CNBC, kamu setidaknya harus siap dengan empat risiko negatifnya.

Bukan Selalu Keputusan Terbaik
Mengundurkan diri adalah langkah mudah, apalagi ketika ada perasaan kecewa. Namun, apakah itu keputusan terbaik? Tidak selalu, bisa jadi itu adalah keputusan yang bisa membuat kondisi semakin buruk.

Kamu bisa mengorbankan pengalaman dan kemampuan diri. Karena itu, sebelum memutuskan sesuatu, mempertimbangkan hal positif dan negatif yang ada.

Kehilangan Kesempatan Maju
Apa yang sedang kamu alami saat ini mungkin adalah bagian sebuah proses. Kamu bisa saja bilang mulai stagnan di tempat kerja dan butuh tantangan baru. Bila kamu sudah tidak nyaman di kantor, ada cara lain yang bisa kamu coba di kantor.

Kamu dapat mencari sumber informasi baru yang lebih dipercaya tentang kondisi perusahaan. Kamu juga bisa mencari mentor baru atau menambah keterampilan baru sesuai bidang industri.

Bisa saja, kamu hanya perlu berbicara lebih dalam dengan atasanmu tentang berbagai kesempatan baru di luar tanggung jawab harian.

Kamu Tidak Siap
Perasaan tak bahagia di kantor bukan berarti kamu siap meninggalkannya. Sering kali, perasaan itu timbul karena kamu tak siap melompat ke tahap selanjutnya. Tanya pada diri sendiri alasan ingin pindah kerja, apakah uang, tanggung jawab atau penghargaan.

Bila kamu hanya mengejar kenaikan status atau jabatan, kamu akan stres dan panik. Seringkali, kamu juga akan kehilangan rasa percaya diri. Lakukan evaluasi dan perbaiki diri. Apakah masalah itu ada pada dirimu, atasan atau tim.

Membahayakan Reputasi Karier
Bila alasan pindah kantor karena tak sanggup menerima tanggung jawab baru, kamu hanya membahayakan diri sendiri. Di perusahaan baru, kamu juga akan mudah putus asa dan menyerah dengan tanggung jawab baru.

Bila kamu pindah ke perusahaan lain di bidang yang sama, reputasimu akan tercoreng. Karena itu, sebelum pindah kerja, pikirkanlah lagi. Jangan sampai kamu berpindah-pindah hanya karena putus asa.

Bila harus pindah kerja, pastikan karier yang kamu jalani terus melaju ke arah yang lebih baik. Sering terjadi, kamu sebenarnya hanya bosan dan butuh suasana baru. Kamu bisa mengakalinya dengan ambil cuti panjang untuk berlibur dan refleksi diri.

Coba bicarakan dengan atasan atau bagian personalia terlebih dahulu? Kamu tak harus selalu berpindah-pindah.