Kuasai Keahlian Ini Untuk Hadapi Persaingan di Masa Depan

Kuasai Keahlian Ini Untuk Hadapi Persaingan di Masa Depan

Seiring kemajuan teknologi, banyak hal mengalami perubahan. Misalnya, kini makin banyak pekerjaan manusia yang bisa dikerjakan robot. Tentu, hal ini akan membuat beberapa pekerjaan akan menghilang, namun di saat bersamaan, akan ada pekerjaan baru yang tentunya butuh kemampuan spesifik.

Agar tidak kalah dengan robot, tentu kamu perlu membekali diri dengan kemampuan yang tepat. Menurut World Economic Forum, salah satu kemampuan yang harus kamu miliki adalah cognitive flexibility (CF).

CF sendiri merupakan kemampuan untuk memisahkan pekerjaan satu dengan lainnya dan merespons pekerjaan lain dengan beberapa konsep dalam waktu yang sama. Jadi, seseorang yang memiliki kemampuan ini akan mampu beradaptasi dan merespons kondisi baru dengan lebih efektif.

Namun ingat, CF tidak sama dengan multitasking yang mengerjakan beberapa pekerjaan sekaligus dalam satu waktu. Ernest Prakasa adalah salah satu sosok yang memiliki kemampuan ini. Aktor, sutradara, penulis dan standup comedian ini mengungkap kunci mempelajari kemampuan ini.

“Kunci menguasai CF adalah mampu membagi waktu. Saya belajar membagi waktu ketika bekerja di radio. Di radio, pembagian waktu harus ketat dan tepat. Bila tidak, acara bisa kacau. Di radio pula saya belajar membagi waktu agar terstruktur,” katanya di Seminar Inspigo Series yang disponsori BCA.

Lebih lanjut, Ernest mengatakan bahwa CF adalah soal switching antarpekerjaan dan mampu memisahkan pikiran dari pekerjaan satu dengan lainnya sehingga seseorang bisa bekerja dengan lebih efisien. Untuk pemisahan pikiran ini, Ernest mengaku belajar dari banyak tempat, ia mencontohkan ketika memproduksi film.

“Di set, saya harus mampu berganti-ganti topi untuk peran saya sebagai aktor, penulis skrip dan sutradara. Jadi, saya fokus di satu pekerjaan dulu, baru lanjut ke pekerjaan lain. Musuh terbesar saya dalam hal ini adalah notifikasi. Jadi, ketika bekerja, ponsel harus jauh agar bisa tetap fokus,” paparnya.

Terlebih lagi, di era internet dimana informasi dapat diperoleh dengan mudah, hal ini juga dapat mengganggu fokus. “Jadi, kita harus diet informasi,” katanya. Ernest juga mengaku belajar memisahkan pekerjaan ketika dia bekerja di sebuah label rekaman.

“Disini, kita hanya bertiga. Saya punya dua atasan dan satu lagi saya. Tapi di sini saya harus bisa kreatif mengerjakan satu per satu pekerjaan. Disini pula saya belajar memisahkan pikiran saya di setiap pekerjaan berbeda-beda yang saya kerjakan,” ungkapnya.

Selain itu, Ernest juga belajar menyusun rencana kerja dengan rinci secara bulanan, mingguan dan harian agar lebih mudah mengerjakannya. “Intinya, untuk mempelajari CF, semuanya tetap berangkat dari waktu, kemudian harus disiplin, dan gali kemampuan diri untuk melakukan hal lain,” pungkasnya.

MORE FROM MY SITE