Makin ‘Cantik’ Pelat Nomor Makin Mahal
A- A+

Bagi kamu yang ingin menggunakan nomor 'cantik' untuk kendaraanmu, sebaiknya pahami PP No 60/2016 mengenai Tarif dan Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP). Dalam aturan yang berlaku mulai 6 Januari 2016 itu, termasuk Penerbitan Nomor Registrasi Kendaraan Bermotor (NRKB).

Kategori ini memperbolehkan pemilik kendaraan menggunakan nomor polisi dengan satu, dua, tiga atau empat angka baik dengan huruf maupun tidak dengan huruf di belakang.

“Sebagai salah satu bagian dari PNBP, maka NRKB pilihan ini diluar biaya BBN KB, STNK dan BPKB. Pemilik yang menginginkan nomor di luar urutan nomor yang tersedia harus mengajukan formulir khusus saat mengurus surat kendaraan,” ucap AKBP Iwan Saktiadi, Kasubdit Regident Ditlantas Polda Metro Jaya baru-baru ini.

Formulir tersebut akan diproses dan setelah melalui pemeriksaan ketersediaan nomor, maka akan diterbitkan sertifikat nomor polisi pilihan tersebut. Sertifikat ini akan berlaku selama lima tahun.

“Setelah lima tahun, nanti tergantung pemilik kendaraan mau memperpanjang nomor tersebut atau tidak. Besaran biayanya kembali seperti saat pertama mengajukan permohonan nomor pilihan tersebut. Jadi bayar biayanya per lima tahunan,” kata Iwan.

Untuk NRKB pilihan satu angka dan tidak pakai huruf belakang dikenakan Rp20 juta. Sedangkan dengan huruf dikenakan Rp15 juta. Untuk NRKB pilihan dua angka tanpa huruf belakang dikenakan Rp15 juta dan Rp10 juta untuk yang menggunakan huruf belakang.

Kemudian, NRKB pilihan tiga angka tanpa huruf belakang dikenakan Rp10 juta dan Rp7,5 juta untuk yang menggunakan huruf belakang. Terakhir, NRKB pilihan empat angka tanpa huruf belakang dikenakan Rp7,5 juta dan Rp5 juta dengan huruf belakang.

Berminat?