Panduan Bagi Wanita yang Ingin Menjadi Pemimpin

Panduan Bagi Wanita yang Ingin Menjadi Pemimpin
Panduan Bagi Wanita yang Ingin Menjadi Pemimpin

Meski kesetaraan hak pria dan wanita terus digaungkan, kenyataannya pemimpin wanita belum sebanyak pria. Menurut hasil riset Pew Research, saat ini hanya ada 26% wanita yang menjadi CEO di perusahaan-perusahaan yang termasuk dalam Fortune 500.

Jumlah tersebut sama dengan 5,2% dari populasi wanita di seluruh dunia. Meski demikian, wanita terus berusaha menempati posisi puncak. Menurut Forbes, dalam proses menjadi pemimpin, wanita akan menghadapi rangkaian tantangan.

Bila sebagai wanita, kamu bisa melewati tantangan tersebut, menjadi seorang pemimpin bukan lagi sebuah angan.

Diperlakukan Sama
Salah satu tantangan terbesar bagi wanita adalah kesetaraan di tempat kerja. Oleh karena itu, Valerie Martineli dari Valerie Martinelli Consulting menyarankan untuk terus mengasah kemampuan diri, jangan menyerah dan aktif dalam rapat.

Percaya Diri
Banyak orang yang akan terus berusaha menjatuhkanmu tanpa alasan jelas. Franchine Parham dari FranchineParham & Co. menyarankan agar kamu memahami hal ini sejak awal sehingga kamu bisa berhasil mendapatkan apa pun yang kamu mau.

Vokal
Hanya menjalankan peran di belakang meja tidak akan pernah cukup. Kamu harus percaya diri ketika menghadapi kondisi tertentu. LaKisha Greenwade dari Lucki Fit LLC menyarankan agar kamu mulai mendengarkan suara bawahanmu agar mereka merasa suaranya didengar. Demikian, kamu akan lebih mudah membentuk kebijakan bersama.

Menghasilkan Pendapatan
Salah satu tantangan terbesar lain dari seorang wanita yang ingin menjadi pemimpin adalah kemampuannya menumbuhkan pendapatan. Uang dapat menyelesaikan banyak hal dan memberi kebebasan dan pilihan. Christine Hueber dari ChristineHueber.com menyarankan agar kamu fokus pada cara menghasilkan pendapatan.

MORE FROM MY SITE