Panduan Meningkatkan Kualitas Komunikasi dengan Atasan
A- A+

Agar pekerjaan bisa berjalan dengan lancar, tentu butuh komunikasi yang baik dengan atasan. Bagaimana dengan kondisi komunikasimu dengan atasan? Bila memang komunikasi belum berjalan dengan baik, di hari Sumpah Pemuda ini, kamu bisa mulai memperbaikinya.

Langkah kecil ini tentu akan membuatmu menjadi pribadi yang lebih baik ke depannya. Bonusnya, komunikasi dengan atasanmu bisa menjadi lebih efektif dan enak. Ada beberapa cara bisa kamu lakukan untuk meningkatkan kualitas komunikasi itu seperti dilansir Inc-Asean.

Bangun Hubungan Baik
Penting membangun hubungan baik dan keterkaitan dengan atasan. Pastikan kamu menjalin komunikasi tak hanya soal pekerjaan dengan atasanmu. Ini berguna untuk membangun hubungan baik. Bila ini sudah tercapai, tentu ke depan semua menjadi enak.

Libatkan Atasanmu
Tak ada orang yang suka dengan kejutan, apalagi hal buruk. Jadi, teruslah berkomunikasi. Bila kamu merasa kesulitan menemui atasanmu secara langsung, kirimkan pesan. Bila kamu berkomunikasi melalui surat elektronik, jangan lupa untuk terus melibatkan atasanmu.

Jangan Berikan Fakta Lain
Atasanmu berhak tahu semua kenyataan. Jadi, jangan mencoba menutupi suatu hal atau berbohong. Apalagi berbicara berdasarkan asumsi atau pendapat pribadimu.

Mempersiapkan Segalanya
Makin kamu merasa siap menjaga komunikasi dengan atasan, hubungan akan lebih baik.

Tahu Waktu
Jangan membuang waktu bila berhubungan dengan atasanmu. Jaga agar komunikasi padat dan spesifik. Ketika bicara, pastikan gaya bicara jelas. Demikian, dia tidak kehilangan waktu dan kamu akan lebih pandai meningkatkan produktivitas.

Jangan Membesar-Besarkan Kenyataan
Bila kamu tertarik dengan suatu ide, katakan dengan baik dan spesifik. Jangan menambah fakta yang ada di lapangan sehingga membuat pekerjaannya terganggu.

Menjadi Pemecah Masalah
Atasanmu juga memiliki masalah. Ketika kamu bicara padanya dan menawarkan solusi atas suatu masalah, itu akan lebih baik.

Pahami Umpan Balik bukan Sebagai Kritik
Mungkin kamu tak akan suka dengan umpan balik dari atasanmu, tapi hal itu bukanlah kritik. Gunakan umpan balik ini sebagai bahan evaluasi.